REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Ramadhan tahun ini terasa lebih hangat dan penuh makna. Sebab, anak-anak yatim berkumpul dalam sebuah momentum kebersamaan melalui program 'Iftar 1.000 Anak Yatim Nusantara Bersama Gaza', Sabtu (28/3/2026).
Mereka berasal dari Kuala Lumpur (Malaysia), Pattani (Thailand), Marawi City (Filipina), juga dari berbagai kota di Indonesia seperti Medan, Bandung, dan Surabaya. Pada momen itu ribuan doa terpanjatkan dari mereka dalam satu waktu.
Program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai lembaga filantropi lintas negara yang mengusung semangat 'Ramadhan Menghubungkan Hati Nusantara dan Gaza'.
Melalui kegiatan ini, sebanyak 1.602 anak yatim dari berbagai wilayah berkumpul dalam suasana hangat Ramadhan untuk berbuka puasa bersama serta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang penuh makna.
Sebagai salah satu lembaga yang aktif dalam gerakan kepedulian umat, Masjid Nusantara turut mengambil peran dalam mendukung terselenggaranya kegiatan ini.
CEO Masjid Nusantara, Pras Purworo mengatakan Ramadhan merupakan momentum yang sangat kuat untuk menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Hal ini sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang dikenal sangat dermawan di bulan suci tersebut.
“Ramadhan adalah bulan kedermawanan. Rasulullah SAW mencontohkan bagaimana sedekah di bulan Ramadhan dilakukan dengan begitu sering, seperti angin yang berhembus. Oleh karena itu, melalui program Iftar Nusantara Bersama Gaza ini, kami ingin menguatkan rasa empati dan kepedulian kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan, khususnya saudara kita di Gaza, Palestina,” ujarnya.
Keterlibatan Masjid Nusantara menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan program-program sosial yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi anak-anak yang membutuhkan.
Kegiatan iftar tersebut diawali dengan tilawah dan khataman Alquran bersama, dilanjutkan dengan sesi kisah inspiratif bersama kakak pendamping, serta interaksi edukatif yang mengajak anak-anak menjawab pertanyaan seputar Islam dan hafalan ayat Alquran.
Menurut Pras, program ini bukan sekadar kegiatan berbagi makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan kepedulian umat terhadap sesama.
“Program ini menjadi bukti nyata kepedulian kita kepada saudara-saudara di Nusantara sekaligus kepada saudara kita yang tengah menghadapi kesulitan, seperti para pengungsi Palestina, khususnya warga Gaza. Kami berharap gerakan ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menguatkan kepedulian dan persaudaraan antar sesama manusia,” kata Pras.
Momentum kebersamaan ini pun semakin terasa istimewa dengan kehadiran anak-anak Palestina yang bermukim di Malaysia. Kehadiran mereka menjadi pengingat akan kondisi anak-anak dan saudara kita di Gaza, Palestina.
Para peserta juga diajak menyaksikan tayangan mengenai kehidupan anak-anak di Gaza yang tetap tegar menjalani keseharian di tengah berbagai keterbatasan.
Seluruh anak yatim yang hadir dalam program ini tidak hanya menikmati hidangan berbuka puasa bersama, tetapi juga menerima paket berkah Ramadhan serta hadiah tunai dari para donatur dan mitra yang berpartisipasi.
Lebih dari sekadar bantuan materi, kegiatan ini menghadirkan pesan bahwa mereka selama ini tidaklah sendirian dan berharap penuh bahwa mereka sadar jika selama ini mereka tetap dikelilingi oleh kepedulian banyak orang.
Melalui dukungan para donatur, mitra, dan berbagai lembaga yang terlibat, Masjid Nusantara berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak-anak yatim di berbagai wilayah.

1 hour ago
1















































