Aceh Punya Potensi Besar Jadi Destinasi Wisata Halal Global

3 hours ago 5

Wisatawan berjalan di depan Masjid Raya Baiturahman Aceh. Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Aceh Muhammad Imam Fuadi mengatakan pasar halal tourism dan muslim-friendly di Indonesia telah memasuki fase pasar global. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Aceh Muhammad Imam Fuadi mengatakan pasar halal tourism dan muslim-friendly di Indonesia telah memasuki fase pasar global. Imam menyampaikan peningkatan layanan tambahan (extended services) dapat menarik wisatawan Muslim, baik lokal maupun internasional, ke Aceh.

"Industri pariwisata dan pemerintah dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dalam memajukan wisata halal," ujar Imam saat dihubungi Republika di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Imam menyebut Aceh memiliki potensi besar dalam mengembangkan wisata halal. Ia mengatakan Aceh juga berhasil meraih peringkat kedua sebagai Destinasi Pariwisata Ramah Muslim (Top Muslim-Friendly Tourism Destination) dalam ajang Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) Award 2023 yang bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI). Pada 2018 dan 2019, Aceh juga menempati peringkat II dalam ajang IMTI.

"Ini merupakan capaian bersama dalam memajukan industri pariwisata Aceh berbasis halal," ucap Imam.

Imam menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian ini dalam upaya pengembangan pariwisata halal yang ramah wisatawan Muslim secara berkelanjutan di Aceh. Ia menilai keberhasilan Aceh meraih peringkat kedua sebagai Destinasi Pariwisata Ramah Muslim akan memperkuat positioning Aceh sebagai destinasi wisata halal yang layak dikunjungi wisatawan.

"Ini juga menjadi penyemangat untuk tampil lebih percaya diri dan bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia khususnya dan dunia pada umumnya," lanjut Imam.

Imam menilai pariwisata Aceh harus menggunakan standar global. Ia berharap pelaku industri pariwisata Aceh terus bekerja keras untuk meraih peringkat pertama dalam ajang kompetisi Destinasi Pariwisata Ramah Muslim yang akan datang.

"Keberhasilan ini adalah keberhasilan bersama dan perlu dipertahankan untuk tampil lebih baik," ucap Imam.

Imam mengapresiasi seluruh pelaku industri perhotelan, pelaku pariwisata, pelaku ekonomi kreatif, dan seluruh stakeholder yang telah terlibat mendukung serta memajukan pariwisata di Aceh. Ia juga mendorong kampanye yang masif dalam mempromosikan Aceh sebagai destinasi wisata yang ramah, aman, nyaman, dan menawan.

"Mendapatkan penghargaan ini diharapkan mampu menarik minat wisatawan berkunjung ke Aceh sehingga target kunjungan 2,5 juta wisatawan dapat tercapai," kata Imam.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |