Alasan di Balik Batalnya Proyek Film Biopik Madonna

4 hours ago 1

RENCANA pembuatan film biopik yang mengangkat kisah hidup sang ratu pop dunia, Madonna, dipastikan tidak akan berlanjut di bawah naungan Universal Pictures. Proyek besar yang awalnya sangat diantisipasi oleh para penggemar ini terpaksa diarsipkan akibat adanya ketidaksepakatan yang cukup tajam mengenai anggaran produksi antara pihak studio dan sang diva sendiri.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dilansir dari The Hollywood Reporter, naskah yang digarap oleh Madonna bersama penulis terkenal seperti Diablo Cody dan Erin Cressida Wilson sebenarnya telah melewati proses panjang. Namun, draf yang mencapai lebih dari 180 halaman memicu kekhawatiran mengenai durasi film serta pembengkakan biaya. Menanggapi kegagalan tersebut, pelantun tembang legendaris "Material Girl" ini akhirnya buka suara dalam sebuah wawancara eksklusif terbarunya bersama majalah Interview.

Madonna mengungkapkan kekecewaannya terhadap keterbatasan ruang gerak finansial yang diberikan oleh pihak studio sinema tersebut. Ia menilai bahwa perjalanan karier dan hidupnya yang penuh lika-liku tidak bisa dikemas dalam sebuah produksi berbiaya rendah ala film independen.

“Kami berselisih, saya dan Universal, mengenai anggaran karena saya butuh, hidup saya ini luar biasa. Hidup saya sangat besar, jadi saya butuh anggaran yang besar,” ujar Madonna dalam laporan Variety.

Hambatan Hak Cipta Naskah hingga Peralihan ke Netflix

Dilansir dari Deadline, Madonna sempat memikirkan solusi alternatif dengan memindahkan lokasi syuting ke Serbia demi menekan pengeluaran. Sayangnya, rencana tersebut diragukan oleh pihak Universal Pictures yang menganggapnya tidak akan bertahan lama di sana. Kegagalan ini sempat membuat sang bintang berada dalam posisi yang tidak pasti, sebelum akhirnya Netflix datang menawarkan kerja sama baru untuk mengubah konsep film menjadi sebuah serial biografi terbatas.

Peralihan format dari layar lebar menjadi serial televisi ini ternyata membawa tantangan hukum tersendiri bagi sang penyanyi. Berdasarkan laporan dari People, Madonna menghadapi kendala hak cipta karena tidak bisa menggunakan draf naskah yang pernah ia kembangkan sebelumnya, kecuali ia membelinya kembali dari pihak Universal Pictures dengan nilai yang sangat mahal.

Meskipun naskah tersebut adalah buah pemikirannya sendiri, regulasi industri Hollywood membuatnya harus memulai pencarian tim penulis dan showrunner baru dari awal untuk proyek Netflix ini. Proses adaptasi yang memakan waktu berbulan-bulan tersebut sempat tersendat, hingga akhirnya ia memilih untuk memfokuskan kembali energinya ke industri musik melalui peluncuran album studio teranyarnya yang bertajuk Confessions II.

"Anda harus menemui banyak penulis dan menemukan showrunner yang tepat, dan saya tidak bisa menemukannya. Ini berlangsung selama delapan atau sembilan bulan lagi. Saya putuskan, untung saya punya pekerjaan lain karena saya perlu bekerja, saya perlu berkarya. Saya perlu melakukan apa yang menjadi tujuan saya diciptakan di Bumi ini," tuturnya.

LAODE MUHAMAD ASHEGAF

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |