DPMD Cianjur dorong desa optimalkan potensi ekonomi melalui KDMP.
REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR, – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengimbau pemerintah desa untuk mengoptimalkan potensi ekonomi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Hal ini dilakukan seiring dengan menurunnya alokasi Dana Desa (DD) pada tahun 2026.
Kepala Bidang Bina Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Cianjur, Dendi Reynaldi, Senin (2/2), menyatakan bahwa besaran dana desa reguler yang diterima tiap desa bervariasi, bergantung pada formula perhitungan dari pemerintah pusat. Penyusutan ini disebabkan oleh implementasi program strategis nasional KDMP yang memengaruhi skema pembagian anggaran ke desa-desa, termasuk di Cianjur.
Dendi menjelaskan, dana desa terbesar yang diterima bisa mencapai sekitar Rp518 juta, sedangkan yang terkecil sekitar Rp240 juta. Rata-rata setiap desa menerima sekitar Rp370 juta, yang telah didistribusikan. Saat ini, sebagian besar desa sedang menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sebagai dasar pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sepanjang tahun anggaran berjalan.
Pencairan dana desa dilakukan dalam dua tahap dengan proporsi berbeda, berdasarkan status kemandirian desa. Desa mandiri menerima 60 persen pada tahap pertama dan 40 persen pada tahap kedua. Sementara desa yang belum mandiri menerima 40 persen pada tahap awal dan 60 persen pada tahap berikutnya.
Dendi menilai berkurangnya alokasi DD menjadi tantangan bagi pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan pembangunan. Oleh karena itu, desa diharapkan tidak hanya bergantung pada dana transfer pusat. Desa harus memperkuat Pendapatan Asli Desa (PADes) dengan memaksimalkan gerai usaha yang dikelola DMP, yang berpotensi menjadi sumber pemasukan baru.
"Desa dapat memanfaatkan gerai di KDMP sebagai PADes, sehingga ke depan desa dapat lebih mandiri dan tidak bergantung pada dana pusat untuk menjalankan berbagai program," tambahnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

1 day ago
4
















































