Sejumlah bayi yang baru dilahirkan (ilustrasi). Bayi yang lahir melalui operasi sesar (C-section) berisiko memiliki keragaman dan jumlah bakteri baik atau mikrobiota usus yang lebih sedikit dibandingkan bayi yang lahir secara pervaginam.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bayi yang lahir melalui operasi sesar (C-section) berisiko memiliki keragaman dan jumlah bakteri baik atau mikrobiota usus yang lebih sedikit dibandingkan bayi yang lahir secara pervaginam. Kondisi ini terjadi karena bayi tidak melewati jalan lahir alami sehingga tidak terpapar bakteri baik yang ada di vagina ibu.
Padahal, paparan beragam bakteri baik seperti Bifidobacterium, Lactobacillus, Enterococcocee, dan Lachnospiracede bermanfaat untuk membangun sistem kekebalan tubuh bayi. Oleh sebab itu, bayi yang lahir melalui operasi sesar berpotensi memiliki sistem imun yang lebih lemah serta berisiko mengalami berbagai penyakit, seperti asma, alergi, diabetes tipe 1, hingga obesitas.
Pakar gastroenterologi dan nutrisi anak dari University Hospital Brussels, Belgia, Prof Yvan Vandenplas mengatakan anak yang lahir melalui operasi sesar merupakan kelompok yang memiliki kadar bakteri baik sangat rendah. Karena itu menurut dia, kelompok ini perlu mendapatkan intervensi sinbiotik guna membantu membentuk komposisi mikrobiota usus yang optimal.
"Ada satu kelompok populasi anak yang super low banget yaitu yang terlahir dengan metode C-section. Nah, itu berarti kelompok ini memiliki alasan kuat untuk diberikan intervensi simbiotik," kata Prof Yvan dalam diskusi media Danone di Jakarta, Kamis (6/8/2026).
la menjelaskan, sinbiotik merupakan kombinasi antara probiotik dan prebiotik yang bekerja saling melengkapi dalam menjaga kesehatan saluran cerna. Probiotik adalah bakteri baik yang hidup di dalam usus, sedangkan prebiotik merupakan serat pangan yang tidak dapat dicerna tubuh dan berfungsi sebagai sumber makanan bagi bakteri baik sehingga dapat mendukung pertumbuhannya.
Menurut Prof Yvan, sinbiotik yang mengandung prebiotik FOS (Fructo-oligosaccharide) dan GOS (Galacto-oligosaccharide), serta probiotik Bifidobacterium breve (B. breve), dapat membantu bayi yang lahir melalui operasi caesar mengejar profil Bitidobacteria agar menyerupai bayi yang lahir secara pervaginam. "Dengan diberikan intervensi komposisi mikrobiota yang sama seperti yang lahir pervaginam, maka bisa menekan potensi risiko penyakit-penyakit yang termasuk di antaranya ada alergi, ada beberapa penyakit yang terkait dengan imunitas," kata dia.

1 hour ago
3














































