Mayor Jenderal Hassan Tehrani Moghadam.
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN—Terdapat tokoh sentral di balik pengembangan program rudal balistik Iran selama 30 tahun sejak Sejak Perang Irak-Iran.
Dia bekerja siang dan malam untuk mewujudkan kemandirian Iran dalam industri dan pengembangan sistem ini, yang mencapai puncaknya dengan rudal hipersonik jenis “Fath-1” dan “Fath-2”. Pria ini adalah Mayor Jenderal Hassan Tehrani Moghadam.
Nama Hassan Tehrani Moghadam mulai terkenal pada tahun-tahun awal perang Irak-Iran. Namanya dikaitkan dengan pengembangan sejumlah proyek rudal yang menjadi bagian penting dari kemampuan strategis Iran, sehingga ia dijuluki “Bapak Rudal Iran”.
Selama kariernya di Korps Garda Revolusi Iran, Moghadam memegang sejumlah jabatan militer dan organisasi, dimulai dengan tanggung jawab atas cabang informasi di wilayah ketiga yang berada di bawah Korps Utara, sebelum naik ke berbagai posisi dalam lembaga militer hingga mencapai jabatan kepala Organisasi Kemandirian dan Penelitian Industri
Moghadam lahir pada 29 Oktober 1959 di ibu kota Iran, Teheran. Ayahnya bekerja sebagai penjahit, berpindah-pindah antara daerah Shokoufeh dan Baharestan di kota itu. Di kedua daerah tersebut, Moghadam menghabiskan tahun-tahun sekolahnya yang pertama.
Selama sekolah menengah, dia memilih untuk mengambil jurusan industri, sebelum akhirnya memperoleh diploma di bidang teknik industri dari Sekolah Nefisi pada 1979. Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan universitasnya dan lulus pada tahun 1981 dari Universitas Teknologi Tusi di kota Mashhad.
Selama tahun-tahun sebelum kemenangan Revolusi Islam di Iran, Teherani terlibat dalam kegiatan oposisi terhadap rezim Shah. Dia juga ikut serta dalam Revolusi Iran pada usia 19 tahun bersama sejumlah aktivis dan terlibat dalam kegiatan rahasia yang meliputi pembuatan bahan peledak sederhana menggunakan alat-alat lokal yang sederhana.
Dengan kemenangan Revolusi Iran pada 1979, dia bergabung dengan Korps Garda Revolusi Iran pada usia 21 tahun, yang didirikan atas keputusan Ayatollah Khomeini pada tahap penting dalam revolusi tersebut.

4 hours ago
3















































