Epstein Files dan Indikasi Keterlibatannya pada Pengembangan Awal Kripto

3 hours ago 4

Sejumlah mata uang kripto di dunia, Bitcoin (bawah kanan), Ethereum (tengah), Ripple (kanan), dan Cardano (kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nama mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein kembali mengemuka setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) atau United States Department of Justice (DOJ) mengungkap dokumen berskala besar pada Jumat (31/1/2026). Dokumen yang mencakup sekitar tiga juta halaman, 180 ribu gambar, dan dua ribu video itu antara lain mengungkap indikasi keterlibatan Epstein dalam pengembangan awal kripto, termasuk konsep kripto syariah.

Mengutip berbagai sumber, terungkap sejumlah email dalam ‘Epstein Files’ yang menunjukkan pada Oktober 2016 Epstein mengklaim telah berbicara dengan beberapa orang yang disebut sebagai ‘founders’ bitcoin terkait rencana pembuatan mata uang digital yang sesuai dengan prinsip syariah untuk pasar Timur Tengah.

Hal tersebut memicu diskusi karena sebutan ‘founders’ mengarah pada lebih dari satu orang. Namun, klaim tersebut belum terbukti secara independen dan tidak berarti Epstein merupakan pencipta bitcoin, atau dengan kata lain sosok Satoshi Nakamoto, nama samaran dari individu atau kelompok anonim pencipta bitcoin yang hingga kini masih misterius.

Dokumen ‘Epstein Files’ juga menunjukkan Epstein memiliki keterlibatan atau koneksi finansial dengan sejumlah nama dalam ekosistem kripto awal. Epstein dilaporkan terlibat dalam putaran investasi tahap awal atau pendanaan modal benih (seed round) di Blockstream. Blockstream merupakan perusahaan infrastruktur bitcoin, termasuk melalui dana yang dikelola MIT Media Lab.

Dokumen DOJ mengungkap Epstein menyumbangkan sekitar 850 ribu dolar AS kepada MIT Media Lab pada periode 2002 hingga 2017. Sebanyak 525 ribu dolar AS di antaranya dialokasikan untuk Inisiatif Mata Uang Digital MIT Media Lab. Dana tersebut digunakan untuk membayar Gavin Andresen, Cory Fields, dan Wladimir van der Laan, nama-nama yang ditaksir merupakan pengembang bitcoin pada masa awal pengembangannya.

Laporan lain juga menyebutkan Epstein melakukan investasi awal di Coinbase melalui Brock Pierce dan Blockchain Capital, pada masa ketika platform tersebut tengah berkembang. Namanya pun disebut masuk dalam dunia kripto sebagai pemodal atau pendukung aktivitas di bidang kripto.

‘Epstein Files’ juga mengungkap sejumlah email yang menunjukkan Epstein memiliki keterlibatan dengan beberapa tokoh di bidang teknologi dan keuangan atau financial technology (fintech) yang pada periode tertentu terlibat dengan kripto. Termasuk diskusi mengenai proyek alternatif blockchain seperti Stellar dan Ripple. Namun, eksekutif Ripple membantah adanya hubungan langsung antara proyek tersebut dengan Epstein.

Dari pengungkapan dokumen Jeffrey Epstein tersebut, terdapat sejumlah indikasi keterlibatan Epstein dalam pengembangan awal kripto. Namun demikian, peran teknis Epstein dalam penciptaan atau pengembangan mata uang digital tersebut belum dapat dipastikan secara jelas.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |