Gaya Pembalap Amna Al Qubaisi Tetap Tenang Sebelum Tanding

5 hours ago 3

PEMBALAP asal Uni Emirat Arab, Amna Al Qubaisi, memiliki ritual sederhana yang selalu ia lakukan sebelum turun ke lintasan balap. Selain menyiapkan mental lewat afirmasi positif, ia mengaku selalu minum air kelapa dan menyendiri sambil mendengarkan musik sebelum mengenakan helm dan masuk ke mobil balap.

Menurut dia, ritual itu membantunya lebih tenang dan fokus menghadapi balapan. “Ya, tentu. Aku selalu minum air kelapa sebelum balapan. Aku juga selalu meluangkan waktu untuk duduk sendiri sambil mendengarkan musik,” kata Amna dalam acara Wardah Colour Circuit di Jakarta pada Jumat, 25 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Amna mengungkapkan bahwa ia selalu mengucapkan afirmasi kepada diri sendiri sebelum balapan. Kalimat seperti “Aku kuat, aku cepat, aku mampu” menjadi cara untuk membangun rasa percaya diri dan mengurangi rasa gugup sebelum lampu start menyala.

“Ketika aku berada di dalam mobil, aku berusaha untuk tetap berpikir positif. Aku melakukan banyak afirmasi positif kepada diriku sendiri. Aku mengatakan kepada diriku sendiri, ‘Aku kuat. Aku cepat. Aku mampu.’ Pola pikir seperti itu benar-benar membuatku merasa lebih percaya diri dan tidak terlalu gugup. Itulah yang biasanya dilakukan sebelum setiap balapan,” ujar Amna.

Selain berbagi cerita mengenai persiapan sebelum balapan, Amna juga mengikuti sesi pertanyaan cepat yang menjadi penutup acara. Dalam sesi tersebut, pembawa acara meminta ia memilih salah satu dari dua pilihan secara spontan.

Amna Al Qubaisi saat diwawancara wartawan setelah sesi Woman of Speed Talks salah satu rangkaian acara Wardah Colour Circuit di Nirmana Falatehan, Blok M, Jakarta pada Jumat, 24 Juli 2026. Tempo/Epi Susanti.

Saat diminta memilih antara nasi goreng atau mie goreng, putri mantan pembalap Khaled Al Qubaisi itu tanpa ragu menjawab mie goreng.

Fried noodles,” ujar Amna ketika menjawab pertanyaan, “Nasi goreng or mi goreng?” Pilihan itu disambut tepuk tangan para penggemar dan tamu undangan. Dalam sesi yang sama, Amna juga memilih matcha dibanding kopi, pantai dibanding pegunungan, serta Max Verstappen dibanding Lewis Hamilton. “Because Verstappen is only about racing,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Amna juga bercerita bahwa sosok pembalap Formula 1 empat kali juara dunia, Sebastian Vettel, menjadi salah satu inspirasinya. Menurut dia, Vettel bukan hanya menginspirasi lewat prestasinya di lintasan, tetapi juga melalui kepeduliannya terhadap lingkungan dan masyarakat.

"Aku sangat mengagumi pola pikirnya. Dia sosok yang sangat tenang. Sekarang dia juga lebih peduli terhadap lingkungan, ingin membantu masyarakat, dan memberikan dampak positif. Itulah yang juga sedang berusaha kulakukan," ujar Amna.

Pembukaan Wardah Colour Circuit dihadiri sejumlah figur publik dari berbagai profesi, seperti pembalap perempuan Amna Al Qubaisi, aktris Amanda Rawles dan Michelle Ziudith, beauty influencer Sashfir, atlet angkat besi Ni Nengah Widiasih, dokter sekaligus model Khaura Tsabitha Baraba, serta fotografer satwa liar Anya Cahyara. Kehadiran mereka mewakili tiga pilar utama Women of Speed, yakni Endurance, Precision, dan Exploration pada Jumat, 24 Juli 2026. Tempo/Epi Susanti.

Menurut dia, semangat tersebut mendorongnya membangun komunitas bagi perempuan yang ingin berkarier di dunia motorsport. "Aku ingin mereka bukan hanya ikut berpartisipasi, tetapi benar-benar berkembang dan maju sebagai pembalap," kata dia.

Kreator konten F1 asal Jakarta Timur, Raissa, merasa terinspirasi oleh kiprah Amna. Menurut Raissa, Amna menunjukkan bahwa perempuan juga mampu berkarya dan berprestasi di dunia balap yang selama ini identik dengan laki-laki. Sosok Amna dinilai memancarkan semangat women empowerment dan memberi motivasi bagi perempuan untuk tidak ragu terjun ke dunia motorsport.

"Dia benar-benar menunjukkan sosok perempuan yang menginspirasi. Walaupun dunia motorsport didominasi laki-laki, perempuan juga bisa berkecimpung dan berprestasi di sana," kata Raissa saat memenuhi undangan Wardah Colour Circuit.

Raissa menambahkan, kehadiran Amna menjadi penyemangat bagi komunitas kreator dan penggemar F1 di Indonesia untuk terus mengikuti perkembangan motorsport sekaligus mendukung semakin banyak perempuan yang terlibat di dunia balap.

Amna Al Qubaisi dikenal sebagai salah satu pembalap perempuan paling berpengaruh dari Uni Emirat Arab. Ia merupakan perempuan Timur Tengah pertama yang mengikuti tes resmi Formula E dan pembalap perempuan pertama yang berkompetisi di kelas Pro Porsche Carrera Cup Asia. Selain berkarier di lintasan, ia aktif mengampanyekan keterlibatan lebih banyak perempuan di dunia motorsport.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |