Kado Ramadan MPM Muhammadiyah Kuatkan Difabel hingga Petani Menuju Kemandirian

3 hours ago 4

Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah M Nurul Yamin secara simbolis menyerahkan paket Kado Ramadan kepada perwakilan kelompok difabel dan Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) di kampus UMY, Yogyakarta, pada Ahad (8/3/2026). Sebanyak lebih dari 600 peserta dari berbagai komunitas dampingan MPM Muhammadiyah menerima Kado Ramadan sebagai bagian dari penguatan solidaritas dan pemberdayaan masyarakat di bulan suci.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyelenggarakan Kado Ramadan. Program ini menyasar lebih dari 600 penerima manfaat dari berbagai kelompok dampingan.

Penyaluran Kado Ramadan digelar di Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Ahad (8/3/2026). Turut hadir para perwakilan dari 11 kelompok dampingan MPM Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Mereka antara lain adalah JATAM, KSP Bank Difabel Ngaglik, JATAM Bejen (TelorMoe), Gading, Gerkatin, Petani dan UKM Gula Semut Kokap, UMKM Ngoro-oro Gunungkidul, Pengolahan Sampah Mardiko, Asongan, dan Becak Pabelan.

Ketua MPM PP Muhammadiyah, M Nurul Yamin menjelaskan, pemberdayaan masyarakat bertujuan mengurangi ketergantungan dan menciptakan kemandirian. Salah satu caranya adalah melalui kegiatan berbagi dan penguatan ekonomi komunitas, termasuk pada momentum Ramadhan.

"Beberapa dampingan-dampingan Muhammadiyah melalui MPM sudah mulai bertransformasi menjadi kelompok-kelompok yang mandiri. Salah satunya adalah dibuktikan dengan kesadarannya untuk berbagi pada saudara-saudaranya yang lain dengan memberikan zakat dan sedekah yang disalurkan melalui LazisMu,” ujar Nurul Yamin, dikutip Republika dari keterangan tertulis pada Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan bahwa gerakan pemberdayaan ini memiliki kesinambungan dengan spirit Al Ma’un yang digagas oleh Ahmad Dahlan. Semangat tersebut terus dihidupkan untuk meningkatkan daya angkat dan daya ungkit masyarakat menuju kemandirian.

Program pemberdayaan MPM PP Muhammadiyah tidak hanya menyasar petani dan masyarakat miskin perkotaan. Organisasi ini juga menjalankan program pemberdayaan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |