Kemenhaj: Penerbangan 3.450 Orang Jamaah Umrah Tertunda Akibat Abu Vulkanik

4 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Erupsi gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, termasuk penerbangan yang membawa ribuan jamaah umrah. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan mitigasi serta penanganan jamaah yang terdampak terus dilakukan.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj Puji Raharjo mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, maskapai penerbangan, serta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan, kenyamanan, dan perlindungan jamaah di tengah gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik gunung Anak Krakatau.

"Sebaran abu vulkanik di kawasan Selat Sunda dan Banten menuntut otoritas navigasi udara memprioritaskan keselamatan penerbangan bagi calon penumpang, sehingga penyesuaian jadwal dan penahanan operasional tidak dapat dihindari," kata Puji dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Berdasarkan data otoritas bandara per 6 September 2026 pukul 21.00 WIB, terdapat 55 rencana penerbangan internasional dan umrah yang dijadwalkan melayani sekitar 13.549 pergerakan penumpang pada Senin (7/9/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.450 orang merupakan jamaah umrah. Mereka terdiri atas 1.859 orang jamaah yang dijadwalkan berangkat melalui 28 penerbangan dan 1.591 orang jamaah yang dijadwalkan tiba melalui 27 penerbangan.

Namun, paparan abu vulkanik membuat sebagian besar penerbangan dengan sejumlah maskapai utama berstatus tertahan atau hold. Maskapai tersebut antara lain Saudia Airlines, Qatar Airways, Malaysia Airlines, Scoot, Emirates, dan Oman Air.

"Namun, akibat paparan abu vulkanik, sebagian besar jadwal penerbangan dengan maskapai utama seperti Saudia Airlines, Qatar Airways, Malaysia Airlines, Scoot, Emirates, dan Oman Air, tercatat dalam status tertahan atau Hold," jelas dia.

Gangguan penerbangan tersebut memperparah penurunan operasional yang telah terjadi sejak Ahad (6/9/2026). Pada hari itu, penerbangan umrah hanya terealisasi dua penerbangan keberangkatan tanpa penerbangan kedatangan.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |