Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, M. Faizin meninjau progres pembangunan rumah panggung di Bekasi.
REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI - Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, M. Faizin mendorong agar pembangunan rumah panggung bagi warga terdampak banjir di kawasan Pondok Gede Permai, Kota Bekasi terus dilanjutkan. Hal ini penting agar bantuan dapat menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.
Menurut Faizin, saat ini masih terdapat sekitar 80 warga terdampak banjir yang belum memperoleh bantuan rumah panggung. Sementara pada tahun 2026 baru dibangun 10 unit, dan pada tahun sebelumnya sebanyak 8 unit telah direalisasikan.
“Kami berharap program ini terus dikembangkan agar seluruh warga terdampak banjir bisa mendapatkan solusi yang sama. Dengan begitu, dampak banjir dapat diminimalisir secara signifikan,” ujar Faizin usai meninjau progres pembangunan, Selasa (5/5/2026).
Ia menegaskan, dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat dibutuhkan agar program tersebut dapat berjalan berkelanjutan. Pasalnya, kawasan Pondok Gede Permai merupakan wilayah yang hampir setiap tahun terdampak banjir.
“Daerah ini merupakan langganan banjir tahunan. Dengan konsep rumah panggung, warga diharapkan tetap aman meskipun air menggenangi bagian bawah rumah,” katanya.
Program rumah panggung menjadi salah satu solusi yang diinisiasi Pemprov Jawa Barat dalam menangani dampak banjir. Dengan anggaran sekitar Rp 125 juta per unit, pembangunan tidak hanya mengutamakan aspek keamanan, tetapi juga kenyamanan penghuni.
Rumah panggung tersebut dirancang dengan bagian bawah yang terbuka sehingga dapat dimanfaatkan sebagai ruang tambahan. Selain itu, struktur bangunan menggunakan material beton pracetak berstandar nasional (SNI), yang dinilai kuat dan layak huni.
Faizin menambahkan, proses pemasangan struktur utama dapat diselesaikan dalam waktu dua hari, sementara pembangunan secara keseluruhan memerlukan waktu sekitar empat bulan hingga siap dihuni.

1 hour ago
2
















































