Kompetisi Olahraga Indonesia Makin Bergeliat, Imigrasi Siapkan Layanan Permudah Atlet Asing

5 hours ago 1

Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Hendarsam Marantoko (dua dari kanan) dan Sekjen DPP Perbasi, Nirmala Dewi (tengah) di Bandung Arena Jawa Barat, selepas menyaksikan IBL All Star 2026, Sabtu (11/4/2026)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kemajuan olahraga Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pertandingan di lapangan, tetapi juga oleh dukungan sistem di belakangnya. Menyadari hal itu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menyiapkan layanan khusus untuk mempermudah proses administrasi atlet asing yang datang ke Indonesia.

Melalui pembentukan tim khusus, Ditjen Imigrasi ingin memastikan para atlet dan pelaku olahraga internasional mendapat pengalaman yang cepat, ramah, dan profesional sejak pertama kali tiba di pintu masuk Indonesia.

Kompetisi olahraga di Indonesia banyak mengandalkan pemain asing. Mulai dari BRI Super League, Indonesian Basketball League (IBL) hingga Proliga memakai lebih dari satu pemain asing di setiap timnya.

Bahkan pada musim ini, BRI Super League memperbolehkan klub mengontrak 11 pemain asing dengan tujuh orang dimainkan bersamaan dan sembilan dibawa ke pertandingan.

Adapun IBL pada musim 2026 menerapkan kebijakan baru di mana setiap klub boleh mengontrak tiga pemain asing dan memainkannya secara bersamaan di lapangan. Sedangkan untuk Proliga, ada dua pemain asing yang bisa dipakai klub-klub.

Banjirnya pemain asing di dunia olahraga Indonesia sudah diantisipasi Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Hendarsam Marantoko. Saat menyaksikan IBL All-Star 2026 di Bandung Arena, Sabtu (11/4/2026), ia mengungkapkan Imigrasi Indonesia mendukung sepenuhnya kemajuan olahraga Tanah Air.

Pemain asing yang bermain di kompetisi profesional olahraga Indonesia akan mendapat kemudahan dalam proses pengurusan administrasi.

"Salah satu fungsi imigrasi adalah sebagai fasilitator, dan itu juga berlaku di bidang olahraga. Ketika saya baru menjabat, saya memiliki gagasan bahwa sektor olahraga harus diberikan kemudahan dalam proses administrasi," ujar Hendarsam.

Untuk memudahkan pelayanan kepada atlet asing yang bertanding atau bermain di Indonesia, Hendarsam bakal membuat terobosan baru. Akan hadir tim khusus yang mempermudah proses administrasi. Tak hanya olahraga, ada dua bidang lain yang juga mendapat perhatian yakni seni-budaya dan sains.

"Kami tidak ingin ketika atlet atau orang asing datang ke Indonesia, mereka mendapatkan kesan yang kurang baik. Sebagai penjaga pintu negara, kita harus menunjukkan wajah yang ramah, tapi tetap berwibawa," sambung Hendarsam.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |