Suara dari Muara memadukan fotografi, cerita, serta instalasi seni.
Rep: Prayogi/ Red: Edwin Dwi Putranto
Pengunjung mengamati pameran Suara dari Muara di Museum Bahari, Jakarta, Ahad (5/7/2026). Pameran menghadirkan perspektif masyarakat pesisir yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan Jakarta. (FOTO : Republika/Prayogi)
Pameran yang berlangsung hingga 31 Juli 2026 tersebut menghadirkan kisah-kisah perempuan Muara Angke melalui gambar-gambar yang mereka ambil sendiri sebagai upaya mengajak masyarakat melihat kembali hubungan Jakarta dengan laut melalui cerita komunitas pesisir yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas kota. (FOTO : Republika/Prayogi)
Pameran memberi ruang bagi perempuan pesisir untuk menyampaikan pengalaman hidup mereka, mulai dari aktivitas mencari nafkah hingga perubahan lingkungan yang mereka rasakan setiap hari. (FOTO : Republika/Prayogi)
Selain karya foto, pengunjung diajak menyelami berbagai kisah dan instalasi seni yang memperkaya pemahaman mengenai kehidupan komunitas pesisir Jakarta. (FOTO : Republika/Prayogi)
Suara dari Muara mengingatkan bahwa laut dan masyarakat pesisir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah perkembangan Jakarta sejak masa lampau hingga kini. (FOTO : Republika/Prayogi)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Museum Bahari menghadirkan pameran Suara dari Muara yang menampilkan kisah perempuan Muara Angke melalui foto, cerita, dan instalasi seni di Jakarta, Ahad (5/7/2026).
Pameran ini mengajak pengunjung memahami kehidupan masyarakat pesisir sekaligus merefleksikan hubungan Jakarta dengan laut sebagai bagian dari sejarah dan identitas kota.
sumber : Republika

1 month ago
43
















































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)