REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, sebanyak 16 jiwa korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat yang sudah teridentifikasi tak masuk 80 daftar pencarian (DP) yang dilaporkan Incident Commander (IC). Dari total 16 jiwa tersebut, dua orang diketahui merupakan anak yang sedang bertamu atau menginap di rumah saudaranya yang tertimbun longsor.
Sedangkan 14 jiwa sisanya masih misterius meskipun sudah teridentifikasi Tim DVI. "Kemudian 14 sudah teridentifikasi namun namanya tidak tercantum dalam 80 daftar pencarian," kata Ade Dian, Selasa (3/2/2026).
Dia mengatakan, Tim SAR gabungan tidak menerima laporan orang hilang dalam peristiwa longsor pada Sabtu (24/1/2026) selain 80 orang yang masuk daftar pencarian itu. "Artinya dari 80 DP yang diberikan oleh Incident Commander terhadap kami memang tidak ada, berdasarkan 80 daftar nama yang diberikan. Jadi tetap kami mengacu ke 80 itu, data korban," ujar Ade Dian.
Dari total 80 nama-nama korban yang merupakan warga Desa Pasirlangu itu, baru 45 jiwa yang sudah teridentifikasi. Sehingga jika diakumulasikan dengan dua tamu dan 14 nama yang masih misterius, total sudah ada 61 korban yang sudah teridentifikasi.
Artinya, kata Ade Dian, masih ada sebanyak 35 korban dalam daftar pencarian yang sudah ditemukan namun belum teridentifikasi maupun yang masih dalam proses pencarian Tim SAR gabungan. Sedangkan hingga pencarian hari ke-10 pada Senin (2/2/2026), Tim SAR gabungan sudah mengevakuasi sebanyak 83 bodypack, di mana ada dua bodypack yang memiliki identitas yang tunggal atau sama.
"Dengan demikian masih ada 35 korban (penduduk yang dilaporkan hilang) yang belum dapat dipastikan identitasnya dengan kategori 20 korban dalam bentuk bodypack," ucap Ade Dian.
Ade Dian melanjutkan, proses pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu akan dilanjutkan sampai Jumat (6/2/2026) atau berakhirnya masa tanggap darurat bencana longsor yang sudah ditetapkan Pemkab Bandung Barat. Pencarian akan dilakukan di seluruh sektor atau worksite yang sudah ditetapkan.
"Sudah disepakati bahwa operasi pencarian akan tetap dilanjutkan hingga masa tanggap darurat selesai," kata Ade Dian.
Ade Dian menyebutkan, pencarian lanjutan hingga berakhirnya masa tanggap darurat bencana yang sudah ditetapkan tidak lagi mengacu pada target berdasarkan daftar pencarian yang sudah ditetapkan. "Daftar DP tidak lagi menjadi target absolut, melainkana digunakan sebagai data pembanding dalam evaluasi operasi," kata Ade Dian.

21 hours ago
1

















































