Model Globalisasi Lama yang Dipimpin AS dan UE Sudah Berakhir, Ini 3 Penyebabnya

1 month ago 27

logo-apps-sindo

Makin mudah baca berita nasional dan internasional.

Kanal

MNC Portal

Live TV

Radio Live

MNC Networks

Minggu, 01 Februari 2026 - 04:40 WIB

Model Globalisasi Lama...

Globalisasi sudah terganti dengan berakhirnya dominasi AS dan Eropa. Foto/X

MOSKOW - Model globalisasi lama yang mendominasi dalam beberapa dekade terakhir telah berakhir, dan dunia sedang menjauh dari tatanan unipolar karena negara-negara lain mulai memimpin. Itu diungkapkan wakil kepala administrasi kepresidenan Rusia, Maksim Oreshkin.

Model Globalisasi Lama yang Dipimpin AS dan UE Sudah Berakhir, Ini 3 Penyebabnya

1. Integrasi Ekonomi Global Berakhir

Berbicara di Dialog Pakar di Pusat Nasional 'Rusia' di Moskow, Oreshkin mengatakan bahwa berakhirnya model sebelumnya bukan berarti berakhirnya integrasi ekonomi global, tetapi lebih merupakan transisi ke prinsip-prinsip baru.

Globalisasi berlanjut pada "dasar yang berbeda," dengan kepemimpinan yang semakin bergeser dari satu pusat, katanya, karena negara-negara lain mulai memainkan peran yang lebih menonjol dalam membentuk proses ekonomi global.


2. Munculnya Pemain Baru

Oreshkin mengatakan keterlibatan ekonomi-ekonomi besar seperti China dan India dalam ekonomi global telah membantu meningkatkan standar hidup dan mengurangi kemiskinan, sekaligus memasok barang dan jasa ke dunia.

“Kita memang sedang menjauh dari dunia unipolar, dan di dunia saat ini salah satu kata kunci utama yang kita dengar adalah kedaulatan,” kata Oreshkin, dilansir RT.

3. Fokus Mempertahankan Kedaulatan

Menurutnya, hanya negara-negara yang mampu mempertahankan kedaulatan yang akan mampu bersaing dan mengambil posisi terdepan dalam “perkembangan multipolar” ini.

Oreshkin juga menunjuk pada dampak yang semakin besar dari sanksi, hambatan tarif, dan pembatasan lainnya terhadap ekonomi global, dengan mengatakan bahwa mekanisme keuangan tradisional yang dipimpin Barat “tidak lagi” berfungsi secara efektif.

Ia mengatakan hal ini memaksa sistem keuangan global untuk mencari solusi baru, dengan sistem terdesentralisasi seperti blockchain, kecerdasan buatan, dan solusi berbasis platform yang semakin banyak digunakan sebagai pengganti fungsi perbankan tradisional.

(ahm)

wa-channel

Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

Follow

Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

Infografis

5 Kapal Selam Serang...

5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |