Warga Iran berkumpul di Lapangan Enqelab untuk menunjukkan dukungan kepada Pemimpin Tertinggi yang baru dilantik, Ayatollah Mojtaba Khamenei, di Teheran, Iran, 9 Maret 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terpilihnya Ayatullah Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran menimbulkan spekulasi tentang keberlanjutan perang antara republik Islam tersebut dan aliansi Israel-Amerika Serikat. Menurut pakar hubungan internasional dari Universitas Indonesia (UI) Broto Wardoyo, kepemimpinan Mojtaba diperkirakan akan membuat konflik negara itu dengan Tel Aviv dan Washington sulit mereda.
Sebab, lanjut dia, pemimpin berusia 56 tahun itu akan tetap mempertahankan garis konservatif, sebagaimana Iran ketika dinakhodai ayahnya, almarhum Ayatullah Ali Khamenei. Bagaimanapun, Broto mengatakan, belum tentu ketegangan yang akan berlanjut selalu dalam bentuk perang terbuka.
"Jika rezim Iran masih konservatif seperti yang sekarang (Mojtaba), ya konflik masih akan berlanjut. Hanya saja, apakah akan tetap memakai cara-cara perang terbuka, seperti sekarang, masih menjadi pertanyaan," ujar associate professor Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UI tersebut kepada Republika pada Senin (9/3/2026).
Broto menjelaskan, perang yang terjadi sejak akhir Februari 2026 ini dipicu oleh kepentingan strategis Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap perubahan rezim di Iran. Menurut dia, kedua negara itu menginginkan pemerintahan yang lebih bersahabat dengan Barat di Teheran.
Bagi Israel, rezim yang lebih ramah dinilai dapat melemahkan dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok yang selama ini berseberangan dengan Tel Aviv. Selama ini, Teheran diketahui memberikan dukungan logistik kepada sejumlah kelompok seperti Hezbollah, Houthi movement, dan Hamas.
Sementara itu, bagi AS, perubahan rezim di Iran dinilai akan membuka peluang memperoleh konsesi energi, khususnya minyak bumi. Selain itu, langkah tersebut juga berpotensi memperkuat posisi Washington dalam menghadapi pengaruh Tiongkok di kawasan.

1 hour ago
3
















































