REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Petugas gabungan Pemerintah Kota Jakarta Barat menertibkan tujuh lapak pedagang kaki lima (PKL) liar yang berdiri di atas trotoar di kawasan Jalan Kembangan Baru, Kelurahan Kembangan Utara, dan Jalan Pesanggrahan, Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan. Penertiban dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan program Bulan Tertib Trotoar (BTT) untuk mengembalikan fungsi fasilitas publik bagi pejalan kaki.
Operasi tersebut melibatkan unsur kecamatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI, Polri, serta perangkat kelurahan. Selain membongkar lapak PKL, petugas juga menindak kendaraan yang kedapatan parkir sembarangan di sepanjang ruas jalan yang menjadi sasaran operasi.
Camat Kembangan M Fahmi Karsawijaya mengatakan keberadaan lapak PKL di lokasi tersebut selama ini banyak dikeluhkan masyarakat karena mengganggu hak pejalan kaki dan mengurangi kenyamanan pengguna jalan.
"Penertiban ini bagian dari operasi Bulan Tertib Trotoar (BTT) di wilayah Kecamatan Kembangan, upaya menjaga ketertiban, kerapihan dan kebersihan lingkungan. Selain itu, keberadaan PKL dan parkir liar rawan memicu kemacetan," kata Fahmi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Menurut Fahmi, trotoar dibangun untuk memberikan ruang yang aman bagi pejalan kaki. Karena itu, pemanfaatannya untuk aktivitas perdagangan dinilai tidak sesuai dengan peruntukannya dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Ia menambahkan, penataan kawasan tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih tertib, tetapi juga memastikan aksesibilitas bagi seluruh pengguna jalan, termasuk penyandang disabilitas, lansia, dan anak-anak yang membutuhkan ruang berjalan yang aman.
Selain membongkar lapak PKL, petugas juga melakukan penyisiran terhadap kendaraan yang parkir di bahu jalan maupun di titik-titik yang dilarang untuk parkir.
"Ada enam kendaraan roda dua yang kedapatan parkir di bahu jalan, (tindakannya) digembos dan diberikan sanksi teguran," ujar Fahmi.
Menurut dia, parkir liar menjadi salah satu penyebab berkurangnya kapasitas jalan sehingga arus lalu lintas kerap tersendat, terutama pada jam-jam sibuk.
sumber : Antara

2 hours ago
1












































