PNM Sulap Lorong Kota Jadi Kebun Produktif, Bantu Nasabah Mekaar Hemat Belanja

6 hours ago 4

INFO TEMPO - Keterbatasan lahan di kawasan padat penduduk bukan lagi penghalang bagi masyarakat untuk bercocok tanam. PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan program Agro Urban Madani yang mengubah lorong dan ruang komunal perkotaan menjadi kawasan budidaya pangan produktif.

Program ini merupakan upaya PNM dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan ruang terbatas di lingkungan tempat tinggal nasabah PNM Mekaar. Dengan sistem hidroponik, masyarakat dapat menanam berbagai jenis sayuran tanpa memerlukan lahan yang luas.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Lorong yang sebelumnya hanya menjadi jalur aktivitas warga kini dapat dimanfaatkan sebagai tempat bercocok tanam. Selain menghasilkan bahan pangan, kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk belajar dan bergotong royong dalam mengelola tanaman.

Manfaat program tersebut dirasakan Dewi, nasabah PNM Mekaar di Sukmajaya, Depok. Bersama anggota kelompoknya, ia membudidayakan pakcoy, kangkung, dan bayam dengan memanfaatkan ruang di sekitar tempat tinggal.

Seluruh proses budidaya dilakukan secara bersama-sama, mulai dari menanam, merawat, hingga memanen. Hasil panen kemudian dapat dibawa pulang untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus membantu mengurangi pengeluaran belanja sehari-hari.

“Alhamdulillah, sekarang jadi ada kegiatan yang bisa dilakukan bareng ibu-ibu. Kalau sudah panen biasanya bisa dibawa pulang untuk dimasak buat keluarga. Lumayan jadi hemat uang belanja,” ujar Dewi.

Agro Urban Madani juga telah hadir di 10 titik lainnya dan menjangkau ratusan nasabah PNM Mekaar. Program ini mendorong keterlibatan aktif nasabah dalam kegiatan budidaya sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan ruang di lingkungan permukiman.

Direktur Utama PNM, Kindaris, meyakini program ketahanan pangan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran bagi nasabah untuk membangun kemandirian pangan dan meningkatkan produktivitas.

“Pengetahuan tentang budidaya dapat dibagikan, proses menanam sampai memanen menjadi aktivitas yang bisa memperkuat gotong royong, dan bisa dijual untuk menambah pendapatan. Konsep ini sesuai dengan semangat pemberdayaan PNM,” jelas Kindaris.

Melalui Agro Urban Madani, PNM menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak selalu membutuhkan lahan yang luas. Ruang-ruang kecil di tengah padatnya perkotaan dapat dioptimalkan menjadi sumber pangan yang bermanfaat bagi keluarga.

Program ini sekaligus memperkuat semangat pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan produktif yang dapat dilakukan secara berkelompok, membantu penghematan rumah tangga, serta membuka peluang peningkatan pendapatan bagi nasabah PNM Mekaar.(*)

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |