REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto menyebut, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, etapi juga berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja. Program tersebut menjadi salah satu kebijakan andalan pemerintahannya.
Prabowo mengatakan, implementasi MBG telah mendorong terbukanya berbagai jenis pekerjaan di sejumlah sektor pendukung. Selain menjangkau penerima manfaat secara luas, program ini juga menimbulkan efek berganda bagi perekonomian.
"Saya buktikan kepada saudara, Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia telah menghasilkan satu juta lapangan kerja hanya dari MBG," kata Prabowo ketika berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Prabowo menyatakan terbuka terhadap kritik yang disampaikan kepada pemerintah. Namun, ia meminta agar berbagai kebijakan juga dinilai secara objektif dengan melihat hasil nyata di lapangan.
Salah satu capaian tersebut, menurut Prabowo, terlihat dari dampak langsung program MBG. Dia menegaskan, pemerintah tidak melarang penyampaian aspirasi, termasuk melalui aksi unjuk rasa, selama dilakukan sesuai ketentuan hukum dan berorientasi pada solusi.
"Ada tuduhan untuk menjelekkan kita sebagai bangsa. Jadi begini, kalau saudara tidak suka dengan 02, jangan merusak seluruh bangsa. Kalau tidak suka sama Prabowo, silakan, 2029 bertarung. Demo boleh, tapi yang mereka harapkan bukan demo, melainkan kerusuhan. Dan kerusuhan itu mencelakakan bangsa dan negara," kata Prabowo.
Menurut dia, sebagian kelompok yang memicu kegaduhan tidak bergerak sendiri. Prabowo meyakini, terdapat kepentingan tertentu yang berada di balik aksi-aksi tersebut.
Pada akhirnya, RI 1 menekankan perbedaan pandangan merupakan hal wajar dalam demokrasi. Namun, sambung dia, perbedaan itu tidak boleh berkembang menjadi kekisruhan yang merugikan masyarakat luas.
"Bakar-bakar, bom molotov, saya katakan itu membahayakan, itu pidana. Saya tidak ragu-ragu. Kalau demo silakan, tapi mau 5.000 kali demo pun tidak akan membuka satu pabrik. Kelompok-kelompok ini, sadar atau tidak sadar, saya yakin mereka dikendalikan oleh kekuatan asing. Saya yakin dan saya punya bukti," ujar Prabowo.

2 days ago
3
















































