REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound ke level psikologis 8.000 pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Indeks menguat sekitar 1 persen setelah sempat dibuka melemah dan melanjutkan tekanan dari penutupan Senin yang anjlok hampir 5 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menanggapi fluktuasi IHSG terkini, termasuk pertanyaan mengenai merosotnya indeks pasca pergantian direksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pejabat Bursa Efek Indonesia (BEI).
“Ya, kita tunggu saja. Itu kan normalisasi. Normalisasi daripada portofolio,” kata Airlangga di sela Indonesia Economic Summit di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Menurut Airlangga, penyesuaian portofolio investor merupakan hal yang wajar di pasar modal. Pada perdagangan Senin (2/2/2026), IHSG ditutup anjlok 4,88 persen ke level 7.922,73 akibat tekanan aksi jual masif, meskipun terdapat kabar masuknya Danantara ke bursa.
Tekanan berlanjut pada awal perdagangan Selasa, dengan IHSG dibuka di kisaran 7.888–7.895 dan sempat menyentuh level terendah di bawah 7.800. Namun, aksi beli yang masuk cukup kuat mendorong indeks berbalik menguat.
Hingga siang hari, IHSG bergerak naik signifikan ke atas level 8.000, didorong menguatnya ratusan saham. Sentimen pasar turut membaik seiring arus masuk dana asing serta stabilisasi kondisi global.
Airlangga menekankan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat sebagai penopang pasar modal. Ia menyebut neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus selama 68 bulan berturut-turut, cadangan devisa mencapai 142 miliar dolar AS, serta adanya reformasi pasar modal yang bertumpu pada empat pilar utama, yakni likuiditas, transparansi, tata kelola, dan penegakan hukum.
“Reformasi pasar modal kan tadi saya sudah sampaikan, bahwa tentu ada beberapa hal yang penting, yaitu peningkatan likuiditas dari minimal 7,5 persen atau 10 persen menjadi 15 persen,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga membuka peluang bagi dana pensiun untuk berinvestasi hingga 20 persen pada saham-saham berfundamental kuat, termasuk emiten yang tergabung dalam indeks LQ45. Airlangga menyebut arus dana asing sempat mencatat net inflow lebih dari Rp 600 miliar dalam periode tertentu.
Meski pasar masih diliputi volatilitas, Airlangga optimistis IHSG akan kembali stabil seiring stimulus pemerintah dan ketahanan ekonomi domestik. Target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen pada 2028 dinilai realistis, didukung berbagai program pemerintah, antara lain makan gratis dan kebijakan diskon transportasi pada periode Lebaran.
Pemerintah, lanjut Airlangga, terus memantau dinamika pasar bersama OJK dan BEI guna menjaga kepercayaan investor di tengah proses normalisasi pasar pascapergantian kepemimpinan regulator.

1 day ago
1
















































