Warga menggunakan payung saat berjalan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi pergerakan Siklon Tropis Jangmi di Laut Filipina utara yang meningkatkan potensi hujan di berbagai wilayah Indonesia. Fenomena tersebut memicu pembentukan area konvergensi dan pertumbuhan awan hujan dalam beberapa hari ke depan.
Prakirawan BMKG Henokvita mengatakan Siklon Tropis Jangmi saat ini memiliki kecepatan angin maksimum 35 knot dengan tekanan minimum 998 hektopascal (hPa). Sistem cuaca tersebut diperkirakan bergerak ke arah barat laut dan terus menguat dalam 48 hingga 72 jam ke depan.
“Diprediksi bergerak ke arah barat laut utara dan akan terus meningkat dalam 48 hingga 72 jam ke depan. Siklon ini menginduksi terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di Samudera Pasifik utara, Maluku Utara hingga utara Papua,” kata Henokvita dalam siaran cuaca BMKG, akhir pekan lalu.
Selain pengaruh Siklon Tropis Jangmi, BMKG juga mendeteksi sirkulasi siklonik di Laut China Selatan yang membentuk daerah konvergensi hingga Kepulauan Natuna. Kondisi tersebut memperkuat pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG mencatat terbentuknya sabuk konvergensi yang membentang dari Papua hingga Teluk Cenderawasih, Sulawesi Tenggara, Kalimantan, dan Jawa Tengah. Kombinasi fenomena atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah daerah.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang yang dapat terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) seiring meningkatnya aktivitas atmosfer.
Untuk wilayah Indonesia bagian barat, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Jambi, Banjarmasin, dan Tanjung Selor. Sementara Jakarta, Banda Aceh, Palembang, hingga Surabaya diprakirakan mengalami cuaca berawan tebal.
Di Indonesia bagian timur, hujan ringan diperkirakan terjadi di Palu, Kendari, Ternate, Ambon, dan Merauke. Adapun Gorontalo berpotensi mengalami hujan yang disertai petir.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat, petir, dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
sumber : Antara

5 hours ago
4















































