Tujuh Warga Palestina Syahid dalam Serangan Israel di Gaza Meski Gencatan Senjata

5 hours ago 4

Warga Palestina memeriksa sebuah kafe yang hancur akibat serangan udara Israel di pelabuhan Gaza, dekat pantai di Kota Gaza, pada 18 Agustus 2026. Kementerian Kesehatan di Gaza menyatakan bahwa setidaknya enam warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam serangan udara Israel di wilayah barat Kota Gaza.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA — Sebanyak tujuh warga Palestina syahid dan 14 lainnya terluka dalam serangkaian serangan pasukan pendudukan Israel di berbagai wilayah Jalur Gaza, meski kesepakatan gencatan senjata masih berlaku. Demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Gaza, Ahad (30/8/2026).

Kementerian Kesehatan Gaza menyebut lima warga Palestina telah tiba di rumah sakit dalam kondisi meninggal selama periode pelaporan terbaru. Empat di antaranya merupakan korban yang baru tewas, sementara satu lainnya meninggal akibat luka yang diderita sebelumnya.

Menurut koresponden Al Mayadeen, dua warga Palestina syahid ketika sebuah pesawat nirawak Israel menargetkan sekelompok orang di sebelah barat Deir al-Balah, Gaza tengah. Sejumlah warga lainnya terluka dalam serangan tersebut, termasuk seorang anak.

Sementara itu, Kompleks Medis Nasser melaporkan seorang warga Palestina meninggal dunia pada Ahad pagi akibat luka yang dideritanya setelah penembakan Israel menghantam kawasan Al-Amal di Khan Yunis pada Sabtu (29/8/2026) malam.

Pasukan Israel juga melanjutkan serangan artileri ke sejumlah wilayah di Gaza. Serangan antara lain menyasar bagian timur kamp pengungsi Jabaliya di Gaza utara serta wilayah barat laut Rafah di Gaza selatan.

Gempuran artileri Israel berlanjut di sejumlah wilayah pada Ahad pagi. Tembakan artileri menyasar bagian timur kamp pengungsi Jabaliya di Gaza utara. Di Gaza selatan, artileri Israel juga menghantam sejumlah kawasan di barat laut Rafah.

Serangan tersebut berlangsung ketika pasukan Israel terus melancarkan serangan menggunakan pesawat nirawak, tembakan artileri, serta penembakan di berbagai wilayah Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan sejumlah korban masih berada di bawah reruntuhan bangunan dan di jalan-jalan. Tim ambulans dan Pertahanan Sipil masih belum dapat menjangkau sebagian korban akibat kondisi di lapangan.

Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan jumlah warga Palestina yang tewas sejak gencatan senjata diberlakukan pada 11 Oktober kini mencapai 1.318 orang. Sebanyak 4.375 orang lainnya terluka. Selain itu, sebanyak 815 jenazah telah ditemukan dan dievakuasi dalam periode yang sama.

Dengan tambahan tersebut, jumlah keseluruhan warga Palestina yang tewas sejak dimulainya perang Israel di Gaza pada 7 Oktober 2023 kini mencapai 73.454 orang, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Sementara itu, sedikitnya 174.486 warga Palestina dilaporkan mengalami luka-luka sejak perang dimulai. Kementerian Kesehatan Gaza menegaskan proses pencarian dan evakuasi korban masih berlangsung, terutama di lokasi-lokasi yang terdampak serangan dan mengalami kerusakan parah.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |