UMJ Gaungkan Aksi Nyata Kampus Hijau Lewat Gerakan MemBumi

2 weeks ago 22

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) mengadakan kegiatan UMJ MemBumi 2026 di Taman Green Park UMJ, Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen UMJ dalam membangun budaya kampus yang peduli lingkungan untuk menciptakan dampak nyata bagi bumi dan masa depan.

Kegiatan yang mengusung tema 'Aksi Nyata Kampus Hijau' ini, menghadirkan berbagai rangkaian acara. Di antaranya talkshow bertema lingkungan dalam perspektif Islam. Selain itu, UMJ juga melakukan penanaman 3.650 bibit pohon yang bekerja sama dengan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan PT Wahana Makmur Sejati (Wahana Honda).

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran program pengelolaan sampah terpilah beserta fasilitas Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sebagai upaya memperkuat budaya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di lingkungan kampus. Selanjutnya, diumumkan penghargaan bagi pemenang Survei Keberlanjutan dan Fakultas Paling Berkelanjutan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen terhadap praktik keberlanjutan.

Kegiatan ditutup dengan aksi penyebaran ecoenzyme ke aliran sungai di sekitar kampus. Aksi simbolis dan edukatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sivitas akademika akan pentingnya menjaga kualitas air serta melestarikan ekosistem perairan sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Rektor UMJ, Ma’mun Murod mengatakan MemBumi menjadi bentuk ikrar komitmen UMJ sebagai perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Muhammadiyah dalam mewujudkan nilai-nilai kesemestaan. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Berbagai ajaran dalam syariat Islam berkaitan erat dengan perlindungan kehidupan, agama, akal, hak-hak manusia, serta lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan kerusakan lingkungan menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai bencana yang terjadi saat ini. Menurutnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal berbagai kebijakan yang berkaitan dengan lingkungan.

“Ketika berbicara lingkungan, kita juga harus mampu mengkritisi kebijakan pemerintah yang ada. Jangan dianggap tidak ada keterkaitannya, karena semuanya saling berhubungan,” kata dia.

Ma’mun berharap gerakan lingkungan yang dimulai melalui MemBumi tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi program yang berkelanjutan dan terus berkembang di lingkungan UMJ.

Pada kesempatan tersebut, UMJ juga memberikan penghargaan kepada pemenang Survei Keberlanjutan. Pada kategori mahasiswa, penghargaan diberikan kepada Siti Fatimah dari Fakultas Kedokteran dan Kesehatan serta Suci Rahayu dari Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Pada kategori tenaga kependidikan, penghargaan diraih oleh Imam Irawan dari Fakultas Agama Islam dan Putra Andhika Ali Pratama dari Fakultas Ilmu Pendidikan. Sementara itu, kategori dosen diberikan kepada Gilang Anugerah Munggaran dari Fakultas Kesehatan masyarakat dan Arlin Astriyani dari Fakultas Ilmu Pendidikan.

UMJ juga mengumumkan penghargaan Fakultas Paling Berkelanjutan berdasarkan capaian skor UI GreenMetric (UIGM). Peringkat pertama diraih oleh Fakultas Teknik dengan total skor 1.387,5, disusul Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan skor 1.277,5, dan Fakultas Ilmu Pendidikan dengan skor 1.190.

UMJ MemBumi 2026 didukung oleh Kementerian Kehutanan RI, Wahana Honda, Bicara Udara, PT. Bumi Resik Nusantara, dan OMG, yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Melalui MemBumi, UMJ menegaskan komitmennya sebagai kampus hijau yang tidak hanya membangun kesadaran lingkungan, tetapi juga menghadirkan aksi nyata menuju keberlanjutan bagi generasi masa depan.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |