Wisatawan Meningkat, Bisnis Perhotelan Perlu Sesuaikan Diri dengan Perubahan Permintaan

5 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pertumbuhan perjalanan wisata dan aktivitas bisnis nasional mendorong permintaan akomodasi dengan kebutuhan yang semakin beragam. Pada Januari-Juni 2026, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,45 juta, naik 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, sebanyak 630,41 juta perjalanan wisatawan nusantara tercatat sepanjang Semester I-2026.

Perkembangan tersebut turut membuka ruang bagi industri perhotelan untuk menyesuaikan penawaran dengan karakter permintaan di berbagai daerah. Dalam konteks itu, Archipelago Hotels memperluas portofolio hotel yang melayani beragam segmen, mulai dari perjalanan bisnis dan MICE hingga liburan keluarga, rekreasi, dan kebutuhan transit.

Ekspansi tersebut mencakup lima properti hotel di Jawa dan Sumatra, terdiri atas dua pembukaan hotel baru dan tiga rebranding, yaitu Aston Cimone Hotel & Convention Center, Aston Malang Hotel & Conference Center, Nawana by Alana, fave+ hotel Lampung, serta fave+ hotel Pamanukan.

Kehadiran kelima properti tersebut memperluas jangkauan Archipelago ke berbagai segmen pasar dengan karakter permintaan yang berbeda-beda. Portofolio itu juga mencakup kebutuhan perjalanan di destinasi urban, pusat bisnis, kawasan rekreasi, serta jalur perjalanan antarkota.

Portofolio tersebut mencerminkan pendekatan Archipelago dalam mengembangkan bisnis perhotelan berdasarkan karakteristik pasar dan kebutuhan tamu. Aston Cimone Hotel & Convention Center dan Aston Malang Hotel & Conference Center, misalnya, menyasar perjalanan bisnis dan MICE dengan dukungan ballroom serta ruang pertemuan.

Sementara itu, Nawana by Alana menawarkan pengalaman menginap yang lebih berorientasi pada rekreasi dan liburan keluarga. Adapun fave+ hotel Lampung dan fave+ hotel Pamanukan memperkuat pilihan akomodasi bagi wisatawan, keluarga, pelaku perjalanan bisnis, maupun tamu yang membutuhkan akses strategis untuk perjalanan transit.

Dengan pendekatan tersebut, ekspansi Archipelago tidak hanya berfokus pada penambahan jumlah properti, tetapi juga diversifikasi sumber permintaan. Setiap merek dan properti dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pasar yang berbeda sehingga portofolio perusahaan dapat menangkap peluang dari berbagai jenis perjalanan dan karakter destinasi.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |