44 Gereja di Malinau Meriahkan Hari Anak Nasional 2026 dengan Lomba Edukatif

4 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, MALINAU, – Sekitar seribu peserta yang terdiri dari anak-anak, guru sekolah minggu, pendamping, dan panitia dari 44 gereja di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Acara yang digelar oleh Persekutuan Anak Kristen Oikumene (PAKO) Malinau ini berlangsung meriah di Ruang Tebengang, Kantor Bupati Malinau, pada Sabtu.

Ketua PAKO Kabupaten Malinau, Leliana Ade, menyampaikan bahwa rangkaian peringatan HAN kali ini diisi dengan berbagai perlombaan edukatif. Ia mencatat total kehadiran mencapai sekitar 925 orang yang berasal dari puluhan gereja di wilayah tersebut.

“Partisipasi yang begitu besar ini menjadi bukti bahwa pelayanan anak merupakan perhatian bersama seluruh gereja di Kabupaten Malinau,” ujar Leliana.

Ragam Lomba Edukatif

Adapun lomba-lomba yang diselenggarakan meliputi lomba cerdas cermat Alkitab yang diikuti oleh 34 tim dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain itu, terdapat lomba menggambar dan mewarnai dengan 55 peserta dari tingkat Sekolah Dasar (SD), serta lomba gerak dan lagu yang diikuti oleh 32 tim.

Peringatan HAN PAKO tahun ini mengusung tema "Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". Tema ini selaras dengan ayat Alkitab Yeremia 29:11, yang menjadi pengingat bahwa setiap anak merupakan rancangan indah Tuhan dengan masa depan penuh harapan.

Leliana menekankan bahwa keluarga, gereja, sekolah, masyarakat, dan pemerintah memiliki tanggung jawab bersama untuk mengasihi, melindungi, serta membimbing anak-anak. Tujuannya agar mereka bertumbuh menjadi generasi yang takut akan Tuhan dan membawa berkat bagi bangsa. “Kegiatan ini menjadi momentum untuk semakin mempererat persatuan gereja-gereja, menumbuhkan iman anak-anak, serta melahirkan generasi Kristen yang mengasihi Tuhan dan sesama,” tuturnya.

Apresiasi Bupati Malinau

Bupati Malinau Wempi W. Mawa yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua PAKO beserta seluruh panitia. Ia mengakui bahwa mengoordinasikan puluhan organisasi dan gereja dengan peserta hampir seribu orang bukanlah pekerjaan yang mudah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malinau, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Tentu ini membutuhkan waktu, tenaga, pikiran, bahkan pengorbanan finansial agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ucap Bupati Wempi.

Bupati Wempi mengaku bangga melihat antusiasme anak-anak yang memenuhi Ruang Tebengang dengan wajah ceria. Menurutnya, hal ini menjadi bukti bahwa peringatan HAN merupakan momentum penting untuk memberikan perhatian kepada anak-anak.

Menanggapi tema HAN ke-42, Bupati Wempi menegaskan bahwa tanggung jawab membesarkan anak bukan hanya berada di pundak orang tua, tetapi juga guru, gereja, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat. “Ada empat hal penting yang harus dilakukan kepada anak-anak, yakni mendoakan, melindungi, mendidik, dan mencintai mereka. Mari kita doakan yang terbaik, lindungi dan cintai anak-anak kita,” tegasnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |