Anwar Hafid Bangun Jembatan untuk Prioritaskan Akses Sekolah Pelajar Banggai

6 hours ago 3

Anak-anak menyeberang sungai untuk berangkat ke sekolah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid membangun Jembatan Masungkang di Kecamatan Batui Selatan, Kabupaten Banggai, menggunakan dana pribadi setelah mengetahui banyak pelajar harus menyeberangi sungai untuk berangkat ke sekolah. Langkah itu diambil agar akses pendidikan tetap berjalan tanpa harus menunggu proses penganggaran melalui APBD.

Anwar mengatakan keputusan tersebut muncul setelah melihat pemberitaan media dan foto-foto anak sekolah yang harus menerjang sungai saat debit air meningkat. Menurut dia, kondisi itu tidak bisa dibiarkan karena menyangkut keselamatan dan hak anak untuk memperoleh pendidikan.

"Hati nurani saya terpanggil secara pribadi. Jadi spontanitas saja setelah membaca berita media dan melihat foto anak-anak sekolah yang menyeberang sungai saat banjir," kata Anwar dalam keterangannya pada Ahad (26/7/2026).

Ia menegaskan, kepentingan anak-anak untuk tetap dapat bersekolah menjadi pertimbangan utama dalam mengambil keputusan tersebut.

"Karena kepentingan anak-anak untuk sekolah jadi yang paling utama buat saya," ujarnya.

Anwar mengaku kondisi pelajar di Desa Masungkang mengingatkannya pada perjuangannya semasa duduk di bangku SMP di Morowali sekitar 40 tahun lalu. Pengalaman itu membuatnya memahami beratnya akses pendidikan yang masih dihadapi sebagian masyarakat di daerah terpencil.

"Kondisi tersebut mengingatkan dengan perjuangan saya semasa dulu waktu masa sekolah SMP di Morowali 40 tahun silam," katanya.

Menurut Anwar, pembangunan jembatan permanen memang idealnya dilakukan melalui mekanisme APBD. Namun, proses tersebut membutuhkan waktu, sementara kebutuhan pelajar untuk berangkat ke sekolah tidak dapat ditunda.

"Kalau menunggu mekanisme APBD masih lama, jadi kita lakukan antisipasi sementara saja dulu karena anak sekolah tidak boleh libur hanya karena tidak ada jembatan penyeberangan," ujarnya.

Pemerhati dan praktisi pendidikan Indra Charismadji menilai langkah Anwar Hafid patut diapresiasi karena menunjukkan kepekaan dan respons cepat seorang pemimpin terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Langkah Gubernur Anwar Hafid patut diapresiasi sebagai wujud kepekaan, keberanian, dan respons cepat seorang pemimpin terhadap penderitaan konkret masyarakat," kata Indra.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |