Warga terdampak asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin memakai masker saat duduk di depan rumahnya di Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (3/7/2026). Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan kebakaran TPA Jatiwaringin membuat kualitas udara di kawasan tersebut memburuk hingga tergolong dalam kategori berbahaya untuk kesehatan. (FOTO : ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan kualitas udara di kawasan terdampak berada pada kategori berbahaya bagi kesehatan. Konsentrasi partikulat halus (PM2.5) tercatat mencapai sekitar 1.000 mikrogram per meter kubik, jauh melampaui baku mutu harian nasional sebesar 55 mikrogram per meter kubik. (FOTO : ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Polisi mengevakuasi warga terdampak asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Asap pekat dari kebakaran TPA terus menyelimuti kawasan permukiman di sekitar lokasi. Warga diimbau membatasi aktivitas di luar rumah serta menggunakan masker untuk mengurangi paparan polusi udara selama proses pemadaman masih berlangsung. (FOTO : ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Pengendara motor menutup hidung dan mulutnya saat melintasi jalan yang diselimuti kabut asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Bagi warga yang tinggal di sekitar TPA Jatiwaringin, kebakaran bukan hanya soal api yang membakar tumpukan sampah, tetapi juga tentang udara yang setiap hari mereka hirup. Pemantauan kualitas udara menjadi langkah penting untuk memastikan penanganan tidak berhenti pada pemadaman api, tetapi juga melindungi kesehatan masyarakat yang terdampak. (FOTO : ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin tak hanya memunculkan kepulan asap tebal, tetapi juga menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan warga di sekitarnya.
Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan kualitas udara di kawasan terdampak berada pada kategori berbahaya bagi kesehatan. Konsentrasi partikulat halus (PM2.5) tercatat mencapai sekitar 1.000 mikrogram per meter kubik, jauh melampaui baku mutu harian nasional sebesar 55 mikrogram per meter kubik.
sumber : Antara Foto

1 hour ago
2















































