PEMERINTAH Kota Administrasi Jakarta Barat akan membangun saluran dari Jalan Outer Ring Road ke Kali Angke untuk mengatasi banjir di persimpangan kolong tol JORR W2 Kembangan. Rencananya, pembangunan saluran air sepanjang sekitar 1.050 meter itu dimulai Juni.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah mengatakan, banjir di kawasan permukiman warga dan persimpangan kolong tol JORR W2 Kembangan dipicu luapan Kali Angke. Iin telah meninjau wilayah RT 01/01 Kelurahan Kembangan yang terdampak banjir pada Selasa sore hingga malam, 5 Mei 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Salah satu upaya mengatasi genangan ini dengan pembangunan saluran air sepanjang 1.050 meter ke Kali Angke," kata Iin dalam keterangan tertulis, Rabu, 6 Mei 2026.
Iin mengatakan saluran itu akan mengalirkan kembali air ke Kali Angke sehingga bisa mencegah banjir. Pembangunan rencananya akan menggunakan skema pembiayaan kreatif melalui dukungan swasta. Artinya, pembiayaan pembangunan akan ditanggung bersama antara Pemprov DKI Jakarta dan tiga perusahan sebagai kewajiban pengembang. Menurut Iin, untuk sementara pembangunan belum dilaksanakan karena masih pengananan darurat penyedotan. "Pembangunannya sedang kita proses. Diperkirakan pembangunan butuh waktu sekitar empat bulan," ungkap Iin.
Sementara itu Pelaksana tugas Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Mustajab, mengatakan banjir di kawasan persimpangan kolong tol JORR W2 Kembangan dipicu luapan dari dua saluran penghubung (Phb), yakni Phb Tunas Muda dan Phb Pasar Pasar Minggu. Kedua saluran Phb ini merupakan inlet ke Kali Angke.
Karena ketinggian muka air Kali Angke sedang tinggi, aliran air di kedua Phb berbalik dan limpas. Karenanya keberadaan saluran nantinya akan mengalirkan air langsung menuju Kali Angke.
Mustajab mengatakan pada bagian hilir saluran menuju Kali Angke, SDA telah membangun pintu air yang dilengkapi pompa untuk mengalirkan air dari saluran ke Kali Angke saat kondisi muka air tengah tinggi. "Saat ini Kami telah memproses berkas. Mudah-mudahan paling lambat satu bulan sudah bisa mulai," ujarnya.
Dikutip dari Antara, banjir di simpang lampu merah Puri Kembangan, Kembangan Selatan, Jakarta Barat, Selasa pagi, menyebabkan ratusan sepeda motor mogok setelah menerobos genangan. Sepeda motor menerobos banjir dengan ketinggian mencapai 60-80 sentimeter (cm).
Kendaraan yang mogok pun menumpuk di pinggir Jalan Outer Ring Road arah Cengkareng. Kemacetan semakin padat mulai pukul 09.00 WIB, ketika volume kendaraan meningkat di tengah kondisi jalan yang tergenang.
Pada pukul 11.00 WIB, arus lalu lintas dari Cengkareng menuju Kembangan maupun arah sebaliknya macet hingga padat merayap. Banjir setinggi 60 cm membuat sejumlah kendaraan tertahan di bawah kolong tol.


















































