Banding Ditolak, Leicester City Terima Hukuman Pengurangan Enam Poin

3 hours ago 2

Banding ditolak, Leicester City terima hukuman pengurangan enam poin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Leicester City menghadapi kenyataan pahit setelah banding mereka terhadap hukuman pengurangan enam poin ditolak. Keputusan ini diambil oleh dewan banding independen setelah sebelumnya komisi independen menjatuhkan sanksi atas pelanggaran aturan keuangan English Football League (EFL) pada Februari lalu.

Pengurangan poin ini berdampak signifikan dengan membuat Leicester terjun dari peringkat ke-17 ke posisi ke-20 dalam klasemen divisi Championship. Kini, performa The Foxes semakin merosot dan mereka berada di zona degradasi, hanya terpaut satu poin dari zona aman dengan lima pertandingan tersisa.

Kasus ini bermula ketika Leicester didakwa oleh Liga Premier Inggris pada Mei 2025 karena melanggar Aturan Keuntungan dan Stabilitas (PSR) terkait musim 2023/24. Setelah terdegradasi, kasus ini kemudian ditangani oleh EFL, yang akhirnya menyatakan Leicester bersalah.

Dalam pernyataan resmi, Leicester menyatakan fokus penuh untuk menyelesaikan sisa musim ini. "Dengan kasus ini yang telah berakhir dan lima pertandingan tersisa, seluruh elemen klub sepenuhnya fokus pada laga-laga ke depan dan menentukan nasib musim kami melalui hasil di lapangan. Kami tahu ini adalah periode yang menantang dan kami berterima kasih atas dukungan para suporter," demikian pernyataan klub.

Leicester merasa kecewa dengan keputusan yang diumumkan pada 5 Februari tersebut, menilai hukuman itu tidak proporsional. Berdasarkan aturan PSR, klub Premier League tidak boleh mengalami kerugian lebih dari 105 juta pound sterling dalam tiga tahun. Leicester berargumen bahwa periode penilaian seharusnya 36 bulan, tetapi tetap melampaui batas pengeluaran EFL sebesar 20,8 juta pound dari batas yang ditetapkan, yakni 83 juta pound.

Sejak hukuman pengurangan poin diberlakukan, performa Leicester hanya menghasilkan satu kemenangan dalam 12 pertandingan di semua kompetisi, menghadapi tantangan berat untuk menghindari degradasi kedua secara beruntun.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |