Karyawan menghitung mata uang dolar AS di gerai penukaran mata uang asing VIP (Valuta Inti Prima) Money Changer, Jakarta, Selasa (17/10/2023).
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Nilai tukar rupiah masih dibayangi sentimen global akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Ketidakpastian negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran membuat pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati.
Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede mengatakan, kondisi ini memicu sentimen risk-off di pasar keuangan. Investor menilai proses perdamaian masih belum jelas dan berisiko berlarut.
“Sentimen ini dipicu oleh laporan bahwa Gedung Putih masih menunggu respons Iran sebelum memulai negosiasi perdamaian. Investor menafsirkan pernyataan tersebut sebagai sinyal masih tingginya ketidakpastian terkait proses perdamaian,” kata Josua, Jumat (24/4/2026).
Meski tertekan sentimen global, rupiah pada Jumat pagi tercatat menguat tipis. Mata uang Garuda naik 6 poin atau 0,03 persen ke level Rp17.280 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.286 per dolar AS.
Perkembangan geopolitik menunjukkan negosiasi belum menemukan titik terang. Gencatan senjata dua pekan antara AS dan Iran sebelumnya berakhir tanpa kesepakatan.
Amerika Serikat bahkan menyatakan akan memblokade kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran. Di sisi lain, Iran menyatakan siap berunding, namun meragukan komitmen AS dalam proses negosiasi.
Dari sisi ekonomi, data terbaru menunjukkan ketahanan ekonomi Amerika Serikat masih cukup kuat. Indeks PMI manufaktur dan jasa April tercatat di atas ekspektasi pasar.
S&P Global US Manufacturing PMI naik ke 54,0 dari 52,3, sementara Services PMI meningkat ke 51,3 dari 49,8. Data ini memberi sentimen positif terhadap dolar AS.
Namun, data tenaga kerja menunjukkan tekanan mulai muncul. Initial Jobless Claims meningkat menjadi 214 ribu dari sebelumnya 208 ribu.
Josua memperkirakan rupiah masih akan bergerak terbatas dengan volatilitas tinggi. Rupiah diproyeksikan berada di kisaran Rp17.225 hingga Rp17.350 per dolar AS.
sumber : Antara

5 hours ago
3














































