Efisiensi Layanan Jadi Kunci di Tengah Kenaikan Biaya Kesehatan

5 hours ago 2

BRI Life menjalin kerja sama dengan RS Awal Bros Group untuk mengintegrasikan layanan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kenaikan biaya kesehatan mulai menekan daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah yang tidak sepenuhnya terlindungi skema jaminan sosial. Beban tidak hanya berasal dari tarif layanan medis, tetapi juga proses administrasi yang panjang di fasilitas kesehatan.

Dalam praktiknya, pasien kerap menghadapi prosedur berulang, mulai dari verifikasi jaminan hingga koordinasi antarunit layanan. Kondisi ini memperpanjang waktu tunggu sekaligus menambah biaya tidak langsung seperti akomodasi keluarga dan kehilangan waktu kerja.

Kebutuhan efisiensi layanan mendorong kolaborasi antara perusahaan asuransi dan penyedia layanan kesehatan untuk menyederhanakan proses tersebut. Pada Rabu (8/4/2026), BRI Life menjalin kerja sama dengan RS Awal Bros Group untuk mengintegrasikan layanan di sejumlah rumah sakit di Kepulauan Riau dan Riau.

CEO RS Awal Bros Group Arfan Awaloeddin mengatakan, layanan kesehatan perlu menyesuaikan dengan kebutuhan pasien yang menginginkan proses lebih cepat dan pasti.

“Pasien seharusnya tidak terbebani urusan di luar pengobatan. Energi mereka harus difokuskan untuk pemulihan,” ujarnya dalam keterangan dikutip pada Kamis (9/4/2026).

Melalui integrasi layanan, pasien akan mendapatkan pendampingan selama proses administratif dan medis sehingga alur pelayanan lebih ringkas. Pendekatan ini diharapkan mengurangi keterlambatan tindakan akibat kendala nonmedis.

Direktur BRI Life Sutadi mengatakan penyederhanaan proses dapat menekan biaya tambahan di tengah tren kenaikan biaya kesehatan.

“Dengan proses yang lebih sederhana, waktu tunggu bisa ditekan dan biaya tambahan dapat dihindari,” katanya.

Tekanan biaya kesehatan juga dipengaruhi kondisi global. Laporan Bank Dunia mencatat kenaikan harga energi dan ketidakpastian ekonomi berdampak pada peningkatan biaya di berbagai sektor, termasuk layanan kesehatan.

Dalam situasi tersebut, biaya tidak langsung seperti waktu tunggu dan proses administrasi menjadi faktor yang semakin membebani rumah tangga. Pengamat menilai pembenahan sistem layanan menjadi krusial untuk menjaga efisiensi biaya.

Ke depan, model layanan terintegrasi dinilai perlu diperluas agar akses layanan kesehatan yang cepat dan efisien dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |