Enny Kamal Mengubah Layanan Perbankan dari Sekadar Transaksi Menjadi Pengalaman

8 hours ago 8

CANTIKA.COM, Jakarta - Perubahan perilaku nasabah di era digital turut menggeser wajah industri perbankan. Layanan yang dulu cukup mengandalkan keamanan dan kemudahan, kini dituntut menghadirkan pengalaman yang lebih cepat, seamless, personal, dan tersedia kapan saja. Perbankan pun tidak lagi sekadar menjadi tempat menyimpan atau meminjam uang, tetapi bagian dari keseharian dan perjalanan finansial nasabah.

Di tengah perubahan tersebut, Enny Kamal, Consumer Business Director Bank Sinarmas, peraih Apresiasi Swara Cantika 2026 kategori Kemudi Bisnis melihat transformasi digital sebagai peluang untuk menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah. Di bawah kepemimpinannya, bisnis konsumer Bank Sinarmas diarahkan untuk berkembang dari sekadar penyedia produk keuangan menjadi payment dan transaction partner, dengan memadukan kekuatan layanan digital dan tatap muka.

Salah satu langkah strategisnya adalah menghadirkan Kartu Kredit Red Diamond pada Desember 2024 untuk memperkuat segmen nasabah prioritas. Namun, bagi Enny, inovasi tidak berhenti pada produk dan teknologi. Kepemimpinan juga membutuhkan visi strategis, kecerdasan emosional, pola pikir bertumbuh, serta komitmen untuk terus menciptakan nilai bagi nasabah dan tim. 

Berikut pandangan Enny Kamal tentang transformasi bisnis konsumer, inovasi, hingga kepemimpinan perempuan di industri perbankan untuk Apresiasi Swara Cantika

1. Transformasi digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan layanan perbankan. Bagaimana perubahan perilaku nasabah dalam beberapa tahun terakhir memengaruhi arah strategi consumer business yang Ibu pimpin di Bank Sinarmas?

Enny Kamal: Perubahannya cukup signifikan. Harapan nasabah kini bergeser dari sekadar mendapatkan layanan yang aman menjadi pengalaman yang seamless, instan, eksklusif, dan tersedia 24/7.

Hal ini mendorong Bank Sinarmas bertransformasi dari sekadar penyedia produk keuangan menjadi payment and transaction partner. Kami mengoptimalkan layanan hybrid, misalnya melalui SimobiPlus untuk kecepatan dan kepraktisan transaksi sehari-hari, sementara kebutuhan finansial lainnya tetap dapat dilayani melalui kantor cabang reguler maupun prioritas.

Enny Kamal, Consumer Business Director Bank Sinarmas menghadiri launching Kartu Kredit Red Diamond Visa Infinite 6 Desember 2024.Foto: Dok.Pribadi

2. Pada Desember 2024, Bank Sinarmas menghadirkan Kartu Kredit Red Diamond untuk memperkuat segmen nasabah prioritas. Apa latar belakang dan visi Ibu di balik hadirnya produk ini?

Enny Kamal: Kartu Kredit Red Diamond lahir dari pemahaman bahwa bagi nasabah prioritas, kemewahan bukan sekadar soal daya beli, tetapi juga waktu, privilege, dan ketenangan pikiran.

Visi kami adalah menciptakan flagship product yang menjembatani kebutuhan transaksi nasabah prioritas dengan gaya hidup eksklusif. Sejak diluncurkan pada Desember 2024, respons nasabah sangat luar biasa. Produk ini tidak hanya meningkatkan portofolio nasabah prioritas, tetapi juga membuat nasabah merasa dihargai dan diapresiasi, sehingga memperkuat loyalitas dan kepercayaan terhadap Bank Sinarmas.

3. Bagaimana pendekatan Ibu dan tim agar Kartu Kredit Red Diamond tidak sekadar menjadi instrumen pembayaran, tetapi memberikan nilai tambah nyata bagi nasabah?

Enny Kamal: Kami melakukan riset mendalam mengenai passion points nasabah prioritas, mulai dari traveling, fine dining, wellness, hingga exclusive events. Red Diamond kemudian dirancang sebagai “kunci akses” ke berbagai ekosistem premium tersebut.

Kami juga menghadirkan layanan concierge yang personal, akses airport lounge global, serta berbagai penawaran gaya hidup. Harapannya, setiap penggunaan kartu dapat menghadirkan kebahagiaan dan menciptakan “Infinite Memories”. Sesuai tagline-nya, Red Diamond memberikan privilege dan kenyamanan tanpa batas sehingga nasabah dapat fokus menciptakan momen berharga dalam perjalanan hidup mereka.

4. Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin dinamis, nilai kepemimpinan apa yang Ibu pegang untuk mendorong inovasi sekaligus menjaga kepercayaan stakeholders?

Enny Kamal: Saya berpedoman pada enam nilai luhur Sinar Mas yang menurut saya tetap relevan menghadapi tantangan bisnis saat ini.

Pertama, integritas, yaitu memastikan setiap inovasi dan operasional dilandasi kejujuran, transparansi, dan prinsip kehati-hatian. Kedua, sikap positif, yang penting untuk menjaga resiliensi dan menularkan optimisme kepada tim.

Ketiga, komitmen, baik kepada nasabah maupun tim. Keempat, perbaikan berkelanjutan, dengan terus belajar, mengevaluasi proses, dan menyempurnakan layanan.

Kelima, inovatif, yang bukan hanya tentang mengadopsi teknologi baru, tetapi menciptakan produk yang benar-benar memberikan nilai tambah. Keenam, loyalitas, yaitu dedikasi terhadap visi jangka panjang perusahaan sekaligus membangun hubungan yang berkelanjutan dan win-win solution dengan nasabah.

5. Generasi Millennial dan Gen Z memiliki preferensi finansial yang lekat dengan kepraktisan digital dan kesadaran finansial. Bagaimana Bank Sinarmas menjaga produk konsumernya tetap relevan bagi generasi muda?

Enny Kamal: Generasi Millennial dan Gen Z sangat kritis. Karena itu, melalui ekosistem digital, kami memastikan proses onboarding yang cepat, UI/UX yang intuitif, serta integrasi fitur investasi dan perencanaan keuangan yang mudah dipahami.

Intinya, kami ingin hadir di mana mereka berada dan menjadikan Bank Sinarmas sebagai bagian dari keseharian sekaligus perjalanan pertumbuhan finansial mereka.

Kartu Kredit Bank Sinarmas berhasil meraih penghargaan dari VISA “Highest Credit Volume Growth - KBMI 2” pada 29 April 2026.Foto: Dok.Pribadi

6. Kehadiran perempuan di jajaran pimpinan perbankan menunjukkan semakin terbukanya ruang kepemimpinan berbasis kompetensi. Menurut Ibu, apa tiga kompetensi utama yang perlu dimiliki pemimpin perempuan agar tangguh menghadapi perubahan industri?

Enny Kamal: Menurut saya, ada tiga kompetensi utama. Pertama, strategic vision, yaitu kemampuan melihat jauh ke depan, mengantisipasi tren ekonomi dan teknologi, kemudian menterjemahkannya menjadi strategi bisnis yang nyata.

Kedua, emotional intelligence. Di tengah krisis atau perubahan, kecerdasan emosional penting untuk mengelola dinamika tim, bernegosiasi, dan menjaga ketahanan organisasi.

Ketiga, growth mindset. Industri berubah sangat cepat sehingga seorang pemimpin tidak boleh berhenti belajar dan harus memiliki kemauan untuk terus beradaptasi dengan pengetahuan baru.

7. Sebagai salah satu perempuan pemimpin di sektor perbankan nasional, apa pesan utama Ibu bagi perempuan Milenial dan Gen Z yang ingin menembus jajaran kepemimpinan di dunia bisnis dan keuangan?

Enny Kamal: Jangan pernah membatasi potensi diri sendiri. Dunia bisnis dan keuangan semakin objektif dalam menilai kompetensi.

Jadilah ahli di bidang yang kamu tekuni, berani mengambil risiko yang terukur, dan jangan takut menyuarakan ide. Temukan mentor yang tepat dan yang paling penting, keep on improving yourself. Terus kembangkan diri secara konsisten dari hari ke hari.

Pilihan Editor: Apresiasi Swara Cantika 2026: Merayakan Peran dan Dampak Perempuan Penggerak Indonesia

ECKA PRAMITA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |