GPCI Surati Presiden Minta Perlindungan Misi Menembus Gaza

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menyurati Presiden Prabowo Subianto agar memberikan perlindungan bagi para relawan Indonesia yang ikut dalam misi pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) menembus blokade Gaza 2026. Surat yang dikirimkan oleh konsorsium aktivisme Palestina di Indonesia itu sekaligus permohonan restu dari pemerintah agar mendukung aksi sipil para relawan dan aktivis yang ambil bagian dalam misi pelayaran kemanusian tersebut.

Koordinator GPCI Maimon Herawati mengatakan, misi pelayaran akbar GSF merupakan aksi sipil internasional yang membutuhkan peran perlindungan pemerintah dari negara masing-masing para relawan dan aktivis. Hal tersebut mengingat misi pelayaran kemanusian menembus blokade Gaza tersebut, bakal berhadap-hadapan dengan otoritas penjajahan Zionis Israel. 

“Kami menyadari bahwa partisipasi dalam misi ini memiliki risiko, baik dari sisi keamanan, hukum internasional, maupun dinamika geopolitik,” kata Maimon, Senin (6/4/2026).

Sebab itu, menurutnya, GPCI memerlukan bentuk sikap dukungan dari negara. “Kami memohon dengan hormat kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perlindungan diplomatik dan perlindungan hukum kepada warga negara Indonesia yang terlibat di dalam misi pelayaran kemanusian Global Sumud Flotilla 2.0 ini,” kata Maimon. 

GPCI, kata Maimon juga memohonkan kepada otoritas pemerintahan pusat di Jakarta, agar memberikan instruksi bagi perwakilan Indonesia yang berada di negara-negara yang dilintasi dalam konvoi kemanusian terbesar untuk Palestina itu.

“Kami juga memohon agar Bapak Presiden menginstruksikan perwakilan-perwakilan diplomatik Indonesia di negara-negara terkait untuk melakukan pemantauan dan pendampingan aktif kepada peserta dan partisipan Global Sumud Flotilla dari Indonesia,” ujar Maimon. 

Misi GSF tahun ini, bakal mengambil titik keberangkatan beruntun via Laut Mediterania melalui Prancis, Spanyol, Italia, Yunani, dan Turki sampai ke daratan Gaza yang diblokade oleh militer penjajahan Zionis Israel. Adapun titik konvoi darat, melintasi Libya sampai ke Mesir untuk masuk ke Gaza via perbatasan Rafah.

Diperkirakan seribu relawan dan aktivis dari sedikitnya 100 negara yang turut ambil bagian dalam misi pelayaran akbar dan konvoi darat tersebut. GPCI yang merupakan gabungan dari sekitar 26 filantropi Palestina di Indonesia mengirimkan sedikitnya 30 relawan dan aktivisnya, termasuk para dokter, dan tim medis, serta jurnalis. 

“Kami memohon agar Bapak Presiden Prabowo Subianto atas nama negara juga mengakui, dan mendukung partisipasi masyarakat sipil Indonesia dalam misi Global Sumud Flotilla ini, sebagai bagian dari kontribusi nasional dalam isu kemanusian global,” sambung Maimon.

Misi utama GSF menembus blokade Gaza, tetap pada kampanye kemanusian nonkekerasan yang bertujuan menyalurkan bantuan kemanusian untuk masyarakat Gaza yang hingga kini masih mengalami blokade penjajahan dan genosida Zionis Israel. 

Misi GSF juga bertujuan melakukan peningkatan atas kesadaran internasional terhadap krisis kemanusian yang masih terus berlanjut di Gaza dan wilayah Palestina lainnya. “Sekaligus melakukan advokasi untuk penghentian blokade dan pelanggaran hak asasi manusia yang masih terus dilakukan Zionis Israel terhadap masyarakat di Gaza dan wilayah Palestina lainnya,” sambung Maimon.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |