Ilustrasi investasi.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank HSBC Indonesia memperluas pilihan investasi syariah bagi nasabah melalui reksa dana Batavia Gold Sharia Equity USD. Produk tersebut memberikan akses investasi pada saham perusahaan pertambangan emas dan logam mulia global dengan mengacu pada prinsip syariah.
Reksa dana yang dikelola PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) tersebut menggunakan strategi pengelolaan aktif dan dapat berinvestasi pada perusahaan dengan berbagai kapitalisasi pasar. Produk ini tersedia bagi nasabah HSBC Indonesia dengan minimal pembelian awal 10 ribu dolar AS.
International Wealth and Premier Banking Director HSBC Indonesia Lanny Hendra mengatakan, produk tersebut menjadi salah satu pilihan bagi nasabah yang ingin memperoleh eksposur terhadap industri emas melalui instrumen berbasis syariah.
“Kami melihat minat yang besar di kalangan investor terkait dengan investasi emas. Melalui Batavia Gold Sharia Equity USD, nasabah dapat memiliki eksposur ke perusahaan pertambangan emas dan logam mulia, yang juga diuntungkan dari tren positif tadi,” ujar Lanny dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).
Minat terhadap emas juga tercermin dalam HSBC Global Affluent Investor Snapshot 2026. Dalam survei terhadap hampir 10 ribu investor affluent dan high-net-worth di 10 pasar, emas menjadi aset ketiga yang paling banyak dimiliki investor secara global.
Survei tersebut menunjukkan sembilan dari 10 investor global berencana mempertahankan atau menambah alokasi emas. Kepemilikan emas juga tercatat 41 persen di kalangan Gen Z.
Presiden Direktur PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi mengatakan, meningkatnya peran emas dalam diversifikasi portofolio membuka akses bagi investor terhadap industri pertambangan emas global.
“Seiring meningkatnya peran emas dalam diversifikasi portofolio, Batavia Gold Sharia Equity USD hadir untuk memberikan akses terhadap potensi pertumbuhan industri emas global melalui investasi yang berfokus pada saham perusahaan pertambangan emas yang memiliki fundamental kuat dan prospek jangka panjang,” kata Lilis.
HSBC menyebut prospek emas dalam jangka menengah hingga panjang tetap positif meski pergerakan harganya menghadapi volatilitas. Kondisi tersebut turut menjadi salah satu faktor yang meningkatkan perhatian investor terhadap aset berbasis emas.
Batavia Gold Sharia Equity USD dapat diakses melalui aplikasi Mobile Banking HSBC Indonesia maupun cabang HSBC Indonesia. Nasabah tetap perlu membaca prospektus dan fund fact sheet sebelum berinvestasi, termasuk memahami potensi keuntungan dan risiko penurunan nilai unit penyertaan.

5 hours ago
4















































