Human Initiative Siapkan Respons Darurat 14 Hari untuk Korban Gempa NTT

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Human Initiative (HI) menyiapkan respons darurat selama 14 hari untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026).

Manager Disaster Risk Management (DRM) Human Initiative Deni Kurniawan mengatakan, masa respons tersebut disesuaikan dengan Surat Keputusan (SK) Tanggap Darurat yang berlaku. Selama periode tersebut, HI akan memusatkan bantuan di sejumlah wilayah terdampak gempa.

"Kita berharap segera dapat mencapai daerah warga terdampak dan terbuka akses ke sana, sehingga bisa mendistribusikan bantuan ke titik-titik terdampak parah," ujar Deni.

Wilayah yang menjadi konsentrasi respons Human Initiative mencakup Kabupaten Nagekeo, Manggarai Timur, dan Manggarai. Nagekeo menjadi salah satu wilayah prioritas karena berada di sekitar episentrum gempa.

Sebelumnya, tim Human Initiative telah tiba di NTT pada Ahad (16/8/2026) setelah menempuh perjalanan dari Jakarta. Tim kemudian melakukan kaji cepat untuk memetakan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Hasil kaji cepat tersebut menjadi dasar penyaluran bantuan darurat kepada penyintas gempa di Mbay 1, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Bantuan yang disalurkan antara lain kebutuhan pangan, air minum, serta perlengkapan rumah tangga dan kebersihan.

Sejumlah bantuan tersebut meliputi mi instan, air minum, minyak goreng, susu, kecap, garam, sabun cuci, dan sikat gigi. Bantuan ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama berada di posko pengungsian atau menjalani masa tanggap darurat.

Dalam respons selanjutnya, Human Initiative menyiapkan sejumlah program bantuan darurat, mulai dari penyediaan makanan siap saji, bantuan pangan, hygiene kits, terpal, hingga perlengkapan tidur.

Selain tiga wilayah di NTT, pemantauan Human Initiative juga mencakup Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Tim akan melakukan kaji cepat untuk menentukan kebutuhan masyarakat serta titik-titik yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Human Initiative juga menyiapkan dukungan akses komunikasi darurat melalui Starlink sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu tim dalam menjangkau dan berkoordinasi dengan wilayah terdampak yang mengalami kendala akses komunikasi.

Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026). Pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kemudian mencabut peringatan dini tsunami, sementara aktivitas gempa susulan mulai berkurang.

Meski demikian, kebutuhan masyarakat terdampak masih menjadi perhatian selama masa tanggap darurat. Human Initiative menyatakan akan terus memantau kondisi lapangan dan mengarahkan bantuan ke wilayah yang membutuhkan, terutama titik-titik dengan dampak paling parah.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |