Susan Sarandon, Javier Bardem, dan Mark Ruffalo, masuk dalam daftar hitam.
Anggota juri Film Fitur, Paul Laverty, di atas panggung selama upacara pembukaan Festival Film Cannes ke-79, di Cannes, Prancis, 12 Mei 2026. Festival film ini berlangsung dari 12 hingga 23 Mei 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota dewan juri Cannes Film Festival 2026, Paul Laverty, mengecam keras Hollywood atas perlakuannya terhadap para artis yang menentang genosida Israel di Gaza, Palestina. Hal ini disampaikan oleh Laverty dalam pembukaan festival bergensi tersebut.
Laverty menyoroti bagaimana sejumlah aktor ternama seperti Susan Sarandon, Javier Bardem, dan Mark Ruffalo, harus masuk daftar hitam karena secara terbuka menyuarakan dukungan terhadap Palestina dan mengkritik operasi militer Israel di Gaza. "Bukankah menarik melihat Susan Sarandon, Javier Bardem, dan Mark Ruffalo diboikot karena pandangan mereka dalam menentang pembunuhan perempuan dan anak-anak di Gaza? Shame on Hollywood," kata Laverty, yang tahun lalu sempat ditangkap dalam aksi demonstrasi pro-Palestina, dilansir laman France24, Rabu (13/5/2026).
Penulis asal Skotlandia yang pernah memenangkan penghargaan skenario terbaik di Cannes lewat I, Daniel Blake dan The Wind that Shakes the Barley itu menyebut para artis yang vokal mengenai Gaza sebagai yang terbaik di antara lainnya. Laverty juga memuji Cannes karena menggunakan gambar Sarandon dari film Thelma and Louise sebagai poster resmi festival tahun ini. Sarandon sendiri dipecat oleh agennya di Amerika Serikat karena dituduh melakukan antisemit setelah pernyataannya dalam aksi pro-Palestina di New York pada 2023.
Awal tahun ini, Sarandon mengaku sikap terbukanya mengenai Gaza membuat dirinya sulit mendapatkan pekerjaan di Hollywood. la bahkan mengatakan bahwa tampil di televisi pun menjadi hampir mustahil baginya.
Dalam pidatonya, Laverty juga mengajak para sineas untuk tidak menjauhi politik di tengah situasi dunia saat ini. la mengutip drama "King Lear" karya Shakespeare dengan menyebut kondisi ketika "orang-orang gila memimpin mereka yang buta".

3 hours ago
3














































