Warga berlari menghindari asap saat kebakaran lahan di dekat permukiman padat penduduk di Kemas Rindo, Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (8/8/2026). Kencangnya angin dan minimnya sumber air di lokasi kebakaran menyulitkan petugas dan warga memadamkan api. (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Asap tebal membubung dari lahan yang terbakar dan bergerak menuju kawasan permukiman warga. Kencangnya angin membuat kobaran api dan kepulan asap lebih sulit dikendalikan di lokasi kebakaran lahan. (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Keterbatasan air menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman, sementara angin terus membawa asap ke sejumlah titik di sekitar permukiman. Warga dan petugas terus berupaya mengendalikan kebakaran agar kobaran api tidak merambat lebih jauh dan mengancam rumah-rumah penduduk. (FOTO : ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Kebakaran lahan di Kemas Rindo, Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, membuat warga di sekitar permukiman padat penduduk harus bergerak cepat menghindari kepulan asap. Angin kencang dan minimnya sumber air di lokasi menjadi kendala bagi petugas dan warga dalam mengendalikan api.
sumber : Antara Foto

3 hours ago
2














































