Kejar Pertumbuhan Ekonomi 7,1 Persen, Bobby Andalkan 1,4 Juta UMKM Sumut

3 hours ago 3

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bersama istri Kahiyang Ayu.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN — Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menegaskan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus menjadi salah satu pilar utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi di tengah tantangan ekonomi global.

"Sejalan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen, Sumut ditargetkan mencatat pertumbuhan ekonomi kisaran 6,7 hingga 7,1 persen tahun ini," kata Bobby saat menghadiri pembukaan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 di Medan, Sabtu.

Menurut Bobby, penyelenggaraan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat daya saing pelaku UMKM agar mampu menembus pasar yang lebih luas, sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap dapat menggerakkan sektor swasta, mengoptimalkan potensi dalam negeri, serta menjadikan UMKM sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Untuk mengimbangi penyesuaian anggaran dan dinamika ekonomi global, kita harus menggerakkan sektor swasta dan mengoptimalkan potensi dalam negeri, khususnya para pelaku UMKM," katanya.

Bobby mengatakan kualitas produk UMKM Sumatera Utara, baik sektor wastra maupun kuliner, telah memiliki daya saing yang tinggi sehingga berpeluang semakin besar menembus pasar nasional hingga internasional apabila didukung penguatan kualitas dan pemasaran.

"Produk-produk UMKM kita sebenarnya tidak kalah bersaing. Yang perlu terus diperkuat adalah bagaimana produk tersebut mampu masuk ke pasar yang lebih luas dan memiliki nilai tambah yang semakin tinggi," ujarnya.

Data Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Sumut pada 2025 mencatat jumlah UMKM di Sumatera Utara mencapai sekitar 1,4 juta unit dengan rasio kewirausahaan sekitar 4,1 persen. Angka tersebut terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun.

"Kami juga mendorong perubahan orientasi pemasaran UMKM dari sekadar menjual langsung kepada konsumen kini memasuki rantai industri, dan menarik investor melalui skema business to business," jelas Bobby.

sumber : Antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |