Menjadi Warga, Bukan Sekadar Ada

1 hour ago 2

Image Mohamad Ardimas Kendri Pratama

Pendidikan dan Literasi | 2026-09-20 15:25:47

Menjadi warga negara bukan hanya soal memiliki kartu identitas atau tercatat sebagai penduduk suatu negara. Kewarganegaraan juga berarti memiliki kesadaran untuk menjalankan hak dan kewajiban serta ikut menjaga kehidupan bersama.

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya informasi, makna kewarganegaraan semakin penting. Kita dapat menyampaikan pendapat dengan mudah, tetapi juga harus mampu bertanggung jawab atas apa yang kita katakan dan lakukan.

Salah satu bentuk kewarganegaraan yang paling sederhana adalah menaati aturan. Membayar pajak, mematuhi lalu lintas, menjaga kebersihan, dan menghormati hak orang lain merupakan contoh nyata kontribusi warga negara dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, warga negara perlu memiliki sikap kritis. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020 mencapai sekitar 270,20 juta jiwa. Jumlah yang besar tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki masyarakat yang beragam. Karena itu, perbedaan suku, agama, budaya, dan pendapat seharusnya menjadi alasan untuk saling menghargai, bukan untuk saling memecah belah.

Kewarganegaraan juga berkaitan dengan cara kita menggunakan media sosial. Kebebasan berpendapat bukan berarti bebas menyebarkan informasi yang belum terbukti benar. Kita perlu membiasakan diri memeriksa sumber informasi sebelum membagikannya. Seperti ungkapan yang sering dikaitkan dengan literasi digital, “saring sebelum sharing.”

Generasi muda memiliki peran penting dalam hal ini. Mengikuti kegiatan sosial, menjaga lingkungan, menghargai perbedaan, menggunakan media sosial secara bijak, dan berani menyampaikan pendapat dengan santun merupakan bentuk kewarganegaraan yang dapat dilakukan tanpa menunggu menjadi orang dewasa.

Pada akhirnya, menjadi warga negara yang baik tidak harus dimulai dari tindakan besar. Perubahan dapat dimulai dari hal sederhana: menaati aturan, menghargai perbedaan, menjaga lingkungan, dan bertanggung jawab dalam menggunakan informasi.

Kewarganegaraan bukan sekadar status yang tertulis dalam dokumen, melainkan sikap yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Mari menjadi warga negara yang tidak hanya tinggal di Indonesia, tetapi juga ikut menjaga dan membangun Indonesia.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |