REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ruang bagi brand fashion independen Indonesia untuk bertemu konsumen secara langsung semakin berkembang. The Canopy Room, platform yang mengkurasi berbagai brand fashion lokal, kini membuka gerai permanen pertamanya di Plaza Indonesia, Jakarta.
Gerai tersebut menjadi kelanjutan dari perjalanan The Canopy Room yang sebelumnya memulai peluncuran secara daring sekitar delapan bulan lalu. Kehadiran gerai fisik dilakukan setelah munculnya masukan dari konsumen yang ingin melihat dan mencoba langsung produk-produk dari brand yang selama ini mereka temukan secara daring.
Founder sekaligus Creative Director The Canopy Room, Anita Anastasia, mengatakan respons masyarakat selama masa soft opening gerai juga menunjukkan adanya ketertarikan terhadap brand-brand lokal yang belum banyak dikenal. "Brand-brand yang ada di The Canopy Room dari awal banyak yang orang belum tahu. Salah satu intinya memang bagaimana kita discover new brand," kata Anita.
Menurut dia, sejumlah konsumen bahkan baru mengetahui bahwa brand yang mereka lihat di gerai tersebut merupakan produk lokal. Hal itu dinilai menunjukkan masih terbukanya peluang bagi brand Indonesia untuk memperluas pengenalan di tengah konsumen.
The Canopy Room saat ini mengkurasi brand dari berbagai daerah, antara lain Surabaya, Bali, dan Bandung. Brand yang dipilih tidak hanya berasal dari label yang telah mapan, tetapi juga brand yang relatif baru.
Anita mengatakan proses kurasi tidak semata-mata melihat apakah sebuah brand sudah dikenal atau belum. Salah satu pertimbangan awal adalah identitas dan kehadiran brand di ruang digital, termasuk bagaimana mereka membangun citra dan menyampaikan karakter produknya.
Setelah itu, tim melakukan pertemuan secara langsung untuk melihat sekaligus mencoba produk. Proses tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan keberagaman karakter konsumen, termasuk bentuk tubuh dan warna kulit.
"Kita cobain satu-satu. Apakah ini benar-benar actually untuk kita, apakah kita sendiri mau pakai. Biasanya dari situ," ujar Anita.
Tahap berikutnya adalah melihat kesesuaian visi antara The Canopy Room dan brand yang akan bergabung. Dengan pendekatan tersebut, The Canopy Room berupaya menghadirkan brand yang memiliki karakter masing-masing, tetapi tetap dapat berada dalam satu kurasi.
Untuk gerai fisik, komposisi brand akan mengalami rotasi sekitar tiga bulan sekali. Sementara itu, setiap bulan brand yang berada di dalam gerai dapat menghadirkan produk eksklusif yang hanya tersedia di The Canopy Room.

1 hour ago
2










































