Pemerintah akan mengaitkan insentif kendaraan listrik dengan proyek mobil nasional..
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pemerintah Indonesia berencana menyelaraskan skema insentif kendaraan listrik (EV) dengan strategi nasional yang lebih luas untuk mengembangkan proyek mobil dan motor dalam negeri. Rencana ini diungkapkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Jakarta pada Senin (27/7).
Airlangga menyatakan bahwa diskusi pemerintah saat ini berfokus pada pengintegrasian subsidi konsumen secara langsung dengan target manufaktur nasional. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang lebih kuat dari hulu ke hilir.
"Kami akan melihat apakah ini terkait dengan program mobil nasional atau program sepeda motor nasional," ujar Airlangga.
Evaluasi Struktur Insentif
Menurut Airlangga, pemerintah saat ini sedang mengevaluasi struktur insentif untuk meningkatkan permintaan konsumen sekaligus memperkuat rantai pasok domestik kendaraan listrik. Namun, detail resmi mengenai format akhir dan jadwal implementasinya belum difinalisasi.
Inisiatif ini mendukung target yang lebih luas yang sebelumnya telah digariskan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya menyebutkan bahwa pemerintah menargetkan penjualan tahunan sebanyak 100.000 unit mobil listrik dan 100.000 unit sepeda motor listrik.
Berdasarkan rencana yang diusulkan, insentif untuk sepeda motor listrik diperkirakan mencapai Rp5 juta (sekitar 310 dolar AS) per unit. Sementara itu, jumlah subsidi spesifik untuk mobil listrik masih dalam tahap evaluasi.
Pertumbuhan Sektor Mobilitas Hijau
Dorongan kebijakan ini muncul di tengah pertumbuhan pesat sektor mobilitas hijau di Indonesia. Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa penjualan kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) melonjak 95,9 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026, mencapai 33.150 unit.
Sementara itu, kendaraan roda dua terus mendominasi lanskap EV di Indonesia. Per Februari 2026, armada sepeda motor listrik yang terdaftar mencapai 236.451 unit, mencakup sekitar 65 persen dari seluruh kendaraan listrik di jalanan Indonesia.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

3 hours ago
2














































