Perjalanan Cinta Fajar Noor dalam Album Sementara, Selamanya

7 hours ago 3

PENYANYI Fajar Noor resmi merilis album perdananya bertajuk Sementara, Selamanya. Album yang berisi delapan lagu ini menjadi penanda perjalanan baru Fajar di industri musik Tanah Air, sekaligus menjadi ruang bagi dirinya untuk menceritakan pengalaman cintanya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Album Sementara, Selamanya mengangkat tema mengenai siklus percintaan atau cycle of love. Melalui delapan lagu yang disusun secara berurutan, Fajar mengajak pendengar mengikuti perjalanan emosional seseorang yang sedang jatuh cinta, menghadapi konflik dalam hubungan, mengalami perpisahan, hingga akhirnya menyimpan kenangan yang tetap membekas.

Sementara, Selamanya itu artinya kisah cinta yang sementara, tapi meninggalkan rasa selamanya. Jadi memang di album ini semuanya tentang cycle of love aku. Perjalanan cintaku yang mulai dari butterfly era, terus punya konflik dalam hubungan, berpisah, dan akhirnya abadi,” ujar Fajar dalam konferensi pers di kantor Universal Music Indonesia pada Jumat, 19 Juni 2026.

Album tersebut dibuka dengan lagu “Yang Kutuju” yang menggambarkan fase awal hubungan yang hangat dan penuh kasih sayang. Setelah itu, pendengar diajak mengikuti perjalanan cinta yang terus berkembang melalui lagu-lagu dengan emosi yang berbeda di setiap fasenya.

Selain itu, terdapat beberapa lagu yang sebelumnya telah dirilis, seperti “Tahta Hatiku #Pendampingmu”, “Tuhan Tahu Kita Saling Cinta”, dan “Sembuh Tanpaku”. Album ini juga menghadirkan lagu “Satu Satunya” yang bercerita tentang kenangan masa lalu yang sulit dilupakan. Sementara, lagu “Jangan Datang Saat Kesepian” mengangkat kisah seseorang yang menyadari tidak semua kehadiran didasari cinta yang tulus.

Album tersebut ditutup dengan lagu “8” yang menggambarkan perasaan kehilangan dan kenangan yang tetap tinggal meski seseorang telah lama pergi. Dalam perilisan album ini, Fajar memilih lagu “Salah Apa Aku” sebagai focus track. Menceritakan kelelahan seseorang yang berjuang mempertahankan hubungan seorang diri ketika pasangannya tidak lagi memberikan usaha yang sama. Fajar mengaku langsung tertarik pada lagu tersebut sejak pertama kali mendengarkan versi demonya. 

“‘Salah Apa Aku’ ini pertama banget dengerin demonya. Saat itu aku sudah jatuh cinta banget sama lagunya. Pas aku ngelakuin rekaman lagu ini, aku belum pernah minta matiin lampu, saking membutuhkan ketenangan itu,” ujar Fajar. Ia mengaku mengingat kembali pengalaman cintanya selama proses rekaman agar setiap lagunya menghadirkan emosi yang pernah ia rasakan.

Dalam proses pengerjaannya, Fajar bekerja sama dengan sejumlah produser, di antaranya Arsy Widianto dan Iqbal Siregar. Kolaborasi tersebut menghasilkan warna musik pop ballad yang sederhana namun tetap sesuai dengan karakter vokal Fajar. Melalui album Sementara, Selamanya, Fajar berharap album ini mewakili pengalaman banyak pendengar dan menjadi pijakan awal kariernya. 

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |