Polisi Makassar Tindak Tegas Permainan Senjata Plastik Berbahaya

1 hour ago 2

Polisi Makassar tindak tegas permainan senjata plastik berbahaya.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR, – Kepolisian di Kota Makassar mulai menindak tegas penggunaan senjata plastik yang saat ini viral dan berpotensi membahayakan, baik bagi pengguna maupun orang lain. Senjata ini, yang dikenal dengan merek Omega, awalnya digunakan sebagai mainan anak-anak, namun kini sering dipakai remaja untuk perang-perangan.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menyatakan bahwa pihaknya akan bertindak tegas terhadap kejadian serupa di masa depan. "Kalau ada kejadian serupa lagi, sesuai prosedur akan kami bubarkan, akan kami halau, kalau perlu senjatanya akan kami sita," ujarnya di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu.

Senjata plastik Omega menggunakan peluru berbahan jelly yang dapat membesar jika direndam air dan cukup menyakitkan bila ditembakkan dari jarak 3-5 meter. Beberapa insiden telah dilaporkan, termasuk seorang ibu dan anak yang mengalami cedera mata akibat peluru ini.

Pertimbangan Regulasi dan Keselamatan

Kombes Pol Arya Perdana mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan senjata mainan ini di tempat umum kecuali di lokasi yang telah ditentukan, karena dapat mengganggu ketertiban umum dan berpotensi menimbulkan ekses pidana.

Sebuah insiden tragis terjadi ketika seorang anggota polisi, Iptu N, secara tidak sengaja menembakkan pistolnya ketika membubarkan para remaja yang bermain perang-perangan di jalan Toddopuli, mengakibatkan kematian seorang pemuda. Insiden ini menyoroti dilema penegakan hukum dalam menangani masalah ini.

Selain penegakan hukum, koordinasi dengan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin juga dilakukan untuk mengatur penjualan bebas senjata mainan ini. Wali Kota berencana membuat peraturan wali kota (Perwali) agar penggunaan senjata Omega tidak mengganggu ketertiban masyarakat.

Wali Kota Makassar menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap fenomena ini. "Ini tidak boleh dibiarkan, permainan tembak-tembak tersebut harus ditangani secara serius oleh seluruh pihak," katanya, menyoroti pentingnya pengawasan dari tingkat kepolisian hingga lingkungan keluarga.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |