Rencana NATO Tanpa AS Mulai Menguat di Eropa

4 hours ago 2

WACANA skenario pertahanan Eropa tanpa Amerika Serikat mulai menguat di dalam NATO. Laporan The Wall Street Journal, seperti dilansir Xinhua, menyebutkan, sejumlah negara anggota kini membahas rencana cadangan jika Washington mengurangi atau menghentikan komitmen militernya.

Rencana itu mencakup peningkatan peran negara Eropa dalam struktur komando serta penguatan aset militer untuk menggantikan dukungan Amerika Serikat. Tujuannya menjaga daya tangkal terhadap Rusia dan memastikan operasi NATO tetap berjalan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dorongan menguat setelah sikap Presiden Donald Trump yang mempertanyakan komitmen pertahanan Amerika Serikat di Eropa. Ketegangan juga meningkat menyusul isu Greenland dengan Denmark dan perbedaan sikap soal konflik dengan Iran.

Perubahan penting datang dari Jerman. Di bawah Kanselir Friedrich Merz, Berlin mulai mendukung rencana tersebut. Sebelumnya, Jerman mendukung peran AS sebagai penjamin utama keamanan Eropa. Namun, Kanselir Jerman Friedrich Merz kini meragukan kemampuan AS sebagai sekutu di bawah pemerintahan Trump maupun di masa depan.

Perubahan sikap Berlin itu mendorong dukungan yang lebih kuat dari negara-negara Eropa lainnya, termasuk Inggris, Prancis, Polandia, negara-negara Nordik, serta Kanada. Negara-negara tersebut menilai rencana itu semacam "koalisi sukarela" di NATO.

Para pendukung rencana itu juga menilai perlu adanya wajib militer serta percepatan produksi pertahanan Eropa di sektor-sektor yang masih tertinggal dari AS, seperti perang anti-kapal selam, kemampuan ruang angkasa dan intelijen, pengisian bahan bakar di udara, serta mobilitas udara.

Seperti dilansir Antara, pada 1 April lalu Trump mengaku sedang mempertimbangkan secara serius untuk menarik Amerika Serikat dari NATO setelah sekutunya menolak bergabung ikut perang melawan Iran.

Trump juga menyebut tidak lagi memandang Eropa sebagai mitra pertahanan yang dapat diandalkan setelah negara-negara Eropa menolak mengirim kapal perang ke Selat Hormuz.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |