Warga membawa anjing peliharaannya untuk dilakukan vaksin rabies.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Rekaman video yang memperlihatkan seorang bocah berinisial K (4 tahun) dikejar gerombolan anjing peliharaan pada Rabu (28/1/2026) lalu viral di media sosial. Saat kejadian, K tengah berjalan kaki di sebuah jalan di RW 10 Kelurahan Warung Muncang, Bandung Kulon, Kota Bandung, hingga mengalami luka dan harus dilakukan perawatan usai digigit anjing tersebut.
Kasi Humas Polrestabes Bandung AKP Nurindah mengatakan, peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan antara korban dan pemilik anjing. Ia menyebut lokasi kejadian berada di Bandung Kulon sedangkan kandang anjing-anjing itu di Andir, Kota Bandung. "Udah damai," ucap dia saat dikonfirmasi, Selasa (3/2/2026).
Sementara itu, salah seorang keluarga korban Iwan Sarip (57 tahun) menuturkan, korban bersama kakeknya hendak mengantar sepupunya A (6). Namun, sebelum mereka berangkat terlebih dahulu pergi ke sebuah warung.
Di saat bersamaan, ia melihat lima ekor anjing berkeliaran dan berpapasan. Iwan mengatakan, anjing tersebut langsung menggigit korban mengenai punggung. "(Anjing) langsung gigit bukan nyergap lagi, yang kena punggungnya," kata dia.
Ia mengatakan, korban bersama kakeknya sempat berusaha melindungi diri. Seusai kejadian, mereka langsung kabur melarikan diri pulang ke rumah masing-masing. "Ada yang ngejar sepupunya ke sana tapi pas lihat gojek, takut anjingnya. Dua anjing lainnya ngejar korban sama kakeknya," kata dia.
Sejumlah warga melihat anjing-anjing tersebut berkeliaran dan berinisiatif mengevakuasi satwa tersebut. Setelah kejadian itu, pemiliknya langsung mengambil anjing-anjing tersebut.
Ia mengatakan, korban yang menggigil usai digigit langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan suntikan. Saat ini kondisinya terus membaik.
Plt Lurah Warung Muncang Ratnawati mengatakan, masalah tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan usai dilakukan mediasi. Ia menyebut pemilik anjing bertanggung jawab atas peristiwa itu. "Korban sudah dimediasi dan sepakat damai," kata dia.

18 hours ago
3

















































