BRIN Kembangkan Purwarupa Detektor Bawah Air

3 hours ago 1

BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan sistem jaringan detektor bawah air untuk mendukung pemantauan lingkungan dan pengelolaan sumber daya maritim secara berkelanjutan.

Inovasi tersebut menjadi bagian dari penguatan riset dan inovasi nasional dalam kerangka pembangunan Indonesia 2025–2045 yang menempatkan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Inovasi (IPTEKIN) sebagai pilar utama transformasi. 

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kepala Pusat Riset Elektronika (PRE) BRIN Yusuf Nur Wijayanto mengatakan inovasi ini juga menjadi bagian dari transformasi penguatan fondasi periode 2025–2029 melalui hilirisasi sumber daya alam, penguatan riset dan inovasi, serta peningkatan produktivitas tenaga kerja.

"Selain itu, juga untuk memperkuat fungsi intermediasi, memperluas layanan pemanfaatan hasil riset, serta mengoptimalkan ekosistem inovasi di sektor strategis,” ujar dia melalui keterangan tertulis, Rabu, 6 Mei 2026.

Riset yang dilakukan oleh Pusat Riset Elektronika (PRE), Organisasi Riset Elektronika dan Informatika (OREI) BRIN ini mengembangkan sistem sensor terintegrasi untuk memantau kualitas air dan kondisi lingkungan perairan. Pemantauan tersebut mencakup parameter pH, konduktivitas, temperatur, dissolved oxygen, kelembapan, kekeruhan, nutrien, hingga tinggi muka air.

Selain itu, sistem juga dilengkapi teknologi pemantauan sampah berupa depth sensor, pencitraan 3D akustik dan optik, serta sensor arus dan aliran. Untuk mendukung pemantauan ekosistem perairan, digunakan sensor bawah air, sistem visi, dan navigasi. 

“Saat ini telah melalui tahap kajian, perancangan, dan simulasi. Dalam pengembangannya, riset ini juga memanfaatkan teori graf untuk mendukung pemantauan lingkungan dan teknologi deteksi cepat,” kata Yusuf menambahkan. 

Menurutnya, riset ini memiliki nilai strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan, mendukung hilirisasi berbasis sumber daya alam, serta membuka peluang lapangan kerja guna mendorong keadilan ekonomi.

Ke depan, kata Yusuf, riset ini akan dikembangkan melalui platform mobile berbasis teknologi pengamatan bawah air yang mampu menyediakan data real-time dan akurat. Data tersebut dapat menjadi dasar analisis terpusat untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat, mengurangi risiko, serta membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra.

“Sistem detektor bawah air menjadi salah satu fokus utama riset PRE BRIN, sejalan dengan upaya peningkatan infrastruktur pemantauan bawah laut nasional dan pencapaian dampak nyata riset tahun ini,” ujarnya. PRE BRIN sebelumnya telah terlibat dalam pengembangan teknologi deteksi bawah air untuk aplikasi kebencanaan.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |