Bus Disetop Polisi, Massa Demo Jalan Kaki ke Bundaran HI

7 hours ago 4

PERGERAKAN ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menuju titik demonstrasi dengan bus dihadang paksa oleh personel kepolisian. Ratusan massa tersebut tidak diperbolehkan untuk bergerak ke arah kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) yang menjadi lokasi awal demonstrasi.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum (BEM FH) UI, Anandaku Dimas Rumi menuturkan, rombongan massa yang bergerak dari arah Depok tiba-tiba ditahan di daerah Semanggi. "Harusnya kami belok kiri ke arah Sudirman, tapi jalan ditutup," ujar Dimas pada Jumat, 12 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Dimas, laju mereka dihadang oleh polisi tanpa alasan yang jelas. Padahal massa dari BEM UI telah dari jauh-jauh hari memberikan pemberitahuan soal aksi. "Mereka cuma ketawa saja saat kami minta dibukakan jalan," ucap Dimas. 

Salah satu perwakilan dari massa mahasiswa, Anshary Pramono mengatakan, sejumlah bus berisi ratusan mahasiswa dihadang oleh personel Brigade Mobil atau Brimob di area flyover Semanggi. Polisi juga sempat menahan laju massa di sejumlah titik lain seperti di depan Kantor TVRI. 

Menurut Anshary, massa akhirnya terpaksa untuk melanjutkan perjalan dengan berjalan kaki dari Semanggi menuju area Bundaran HI. "Busnya ditinggal, kami longmarch dari Semanggi ke Bundaran HI," tutur Anshary lewat pesan singkat kepada Tempo

Hingga pukul 16.45 WIB, ratusan mahasiswa masih tertahan oleh blokade petugas kepolisian di kawasan depan Thamrin Nine Ballroom, Sudirman. Massa tidak diizinkan untuk bergerak menuju titik aksi awal di kawasan Bundaran HI. 

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto melarang adanya demonstrasi di kawasan Bundaran HI. "Lokasi tersebut bukan merupakan tempat yang diperuntukkan untuk penyampaian aspirasi," kata Budi, pada Jumat, 12 Juni 2026.

Menurut Budi, kawasan Bundaran HI adalah pusat aktivitas perekonomian dan kegiatan masyarakat. "Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya telah berkomunikasi dengan pihak terkait agar titik penyampaian aspirasi dapat diarahkan ke kawasan Patung Kuda atau depan Gedung DPR/MPR," ujar Budi. 

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |