Cara Perempuan Memaknai Hijab Sesuai Kebutuhan dan Personal Style

3 hours ago 2

CANTIKA.COM, Jakarta - Perubahan gaya hidup membuat kebutuhan fashion perempuan ikut bergeser. Mobilitas yang semakin tinggi membuat pakaian, termasuk hijab, tidak lagi hanya dipilih berdasarkan tampilan, tetapi juga berdasarkan kenyamanan, fungsi, fleksibilitas, dan kemampuannya beradaptasi dengan berbagai aktivitas.

Hijab yang dikenakan untuk bekerja, misalnya, idealnya tetap nyaman ketika harus berpindah dari meeting ke aktivitas sosial setelah jam kantor. Begitu pula ketika perempuan menjalani akhir pekan yang lebih aktif, hijab diharapkan tetap praktis, nyaman, sekaligus mendukung personal style.

Menurut hijaber, Deasy Rafianty perubahan gaya hidup tentunya berpengaruh kepada pilihan memilih hijab, terutama dalam model dan bahan hijab yang disesuaikan dengan kondisi acara dan aktivitas yang akan dijalankan. Kenyamanan dan fungsi hijab tentu saja menjadi sama pentingnya dengan model dan tampilan karena jika hijab tidak sesuai dengan karakter atau kesukaan penggunanya baik dari bahan, model, atau tampilannya, tentu saja si pengguna akan merasa tidak nyaman saat berhijab.

"Seiring berjalannya waktu, kini hijab di Indonesia tidak hanya dipakai sebagai "aksesori" tapi kini telah berubah menjadi sebuah "fashion", bahkan menjadi sebuah lifestyle. Meski dibutuhkan untuk menemani berbagai aktivitas dari pagi hingga malam, tetap saja pemilihan bahan, warna, dan jenis hijab akan berbeda dalam setiap acara," ucap Deasy yang telah mengenakan hijab selama 25 tahun ini.

Melihat tren di atas, menurut Deasy material hijab akan berbeda untuk memenuhi kebutuhan aktivitasnya. Seperti dalam pekerjaan atau di acara-acara resmi, hijab yang dipilih seperti bahan: voal, katun, viscose, ceruty, satin, dan menghindari hijab kaos. Sementara saat berolahraga, penggunaan hijab kaos atau jersey model "jeblosan" atau instan, akan membuat nyaman penggunanya karena mudah menyerap keringat. Belum lagi ada sekarang inovasi kain anti UV, teknologi Dry Fit dan Breathable.

Kini ada juga hijab yang desainnya menyatu menjadi pakaian seperti hijab rompi untuk berolahraga renang, senam, yoga, pilates, gym, karena dengan model seperti itu membuat mereka nyaman berolahraga tanpa khawatir auratnya terlihat. Sedangkan untuk kegiatan sehari-hari, kerudung bergaya casual, akan pas dalam menemani kegiatan santai.

"Meski memiliki perbedaan tersebut, karakter hijab menurut saya paling mampu menjawab kebutuhan mereka saat ini, baik dari sisi material, kenyamanan, fungsi, maupun ekspresi diri adalah hijab yang adaptif, minim perawatan atau low maintenance, dan mendukung mobilitas tinggi tanpa mengorbankan nilai estetika maupun syariat," ucap perempuan 42 tahun ini saat dihubungi melalui daring, 16 September 2026.

Koleksi Uniqlo Fall/Winter 2026 merilis Hijab Collection.Foto/Dok. Uniqlo

Bukan Sekadar Ikutan Tren, Hijab Menjadi Bagian dari Identitas

Salah satu hijaber, Elisa mengatakan pilihan hijab kini berada dalam ekosistem fashion yang jauh lebih luas. Inspirasi dapat datang dari influencer, komunitas, brand, hingga sesama pengguna media sosial. Tren pun dapat menyebar dengan sangat cepat. Namun, semakin banyak pilihan bukan berarti perempuan harus selalu mengikuti semuanya.

"Sangat berpengaruh banget bagiku dalam memilih hijab, kalau dulu hanya mengikuti tren, tapi sekarang butuh yang sat set (mudah dan cepat), stylish nan nyaman, dan sesuai dengan aktivitas yang akan dilakukan pada hari itu. Oh, ya satu lagi yang tidak bisa dipisahkan, harus affordable in this economy," ucap perempuan 29 tahun ini.

Menurut Elisa, Justru di tengah derasnya tren, kebutuhan terhadap hijab yang sesuai dengan karakter atau identitas diri menjadi semakin penting. Ada yang memilih pashmina karena menyukai fleksibilitas styling, ada yang lebih nyaman dengan hijab instan karena mengejar kepraktisan, sementara yang lain memilih material tertentu karena menyesuaikannya dengan aktivitas dan kondisi cuaca.

Dulu hijab mungkin lebih banyak dipilih untuk melengkapi outfit atau menghadiri acara tertentu. Namun, menurut Elisa yang telah 10 tahun pakai hijab, bisa menjadi sesuatu yang lebih versatile karena hijab memiliki opsi yang banyak sekali untuk dapat digunakan, seperti varian warna, jenis, bahan, dan model sesuai dengan kebutuhan penggunanya. "Selain itu, hijab juga dapat menjadi identitas diri seseorang karena mereka senang sekali menggunakan salah satu warna, motif, bahan sampai jenis hijab,” tambah Elisa saat dihubungi melalui daring, 16 September 2026.

Terlebih saat ini, ketika perempuan semakin aktif dalam pekerjaan, komunitas, olahraga, hingga kehidupan sosial, bagi Elisa karakter hijab yang bisa masuk dalam semua aktivitas tersebut adalah yang berbahan tencel ataupun katun, yang mempermudah penggunanya juga untuk maintenance baik ketika penggunaan ataupun perawatan, dan dengan pilihan yang banyak sekali.

Koleksi Uniqlo Fall/Winter 2026 merilis Hijab Collection.Foto/Dok. Uniqlo

Industri Mode Turut Membaca Perubahan Kebutuhan

Perubahan tersebut juga menjadi perhatian industri fashion. Salah satunya terlihat dari bagaimana UNIQLO mengembangkan pilihan modest wear untuk perempuan berhijab di Indonesia. Marketing Manager UNIQLO Indonesia Lisqia Lalantika mengatakan pengembangan produk UNIQLO Hijab dilakukan dengan mengamati keseharian pelanggan dan mendengarkan masukan konsumen.

Menurutnya, kebutuhan perempuan berhijab di Indonesia berkembang seiring meningkatnya permintaan terhadap pilihan modest wear yang lebih lengkap. “Karena itu, pilihan yang sebelumnya mencakup kebutuhan seperti ciput, manset, dan koleksi modest-friendly kemudian diperluas dengan menghadirkan kategori hijab,” ucapnya melalui siaran pers, 27 Juli 2026.

Untuk koleksi perdananya, UNIQLO Hijab menghadirkan tiga pilihan dengan karakter material berbeda, yaitu Hijab AIRism Proteksi Sinar UV, Hijab Satin, dan Hijab Georgette. Ketiganya menunjukkan bagaimana kebutuhan hijab dapat diterjemahkan ke dalam karakter produk yang berbeda.

Hijab AIRism Proteksi Sinar UV dirancang dengan material AIRism yang ringan, breathable, cepat kering, anti-odor, memiliki perlindungan sinar UV, serta material stretch. Model instannya ditujukan untuk memberikan kemudahan ketika digunakan dalam aktivitas sehari-hari, bepergian, hingga berolahraga.

Sementara itu, Hijab Satin hadir dalam bentuk pashmina dengan permukaan halus dan sedikit berkilau. Karakternya lebih elegan sehingga dapat digunakan untuk berbagai kesempatan, termasuk acara formal. Adapun Hijab Georgette memiliki material yang ringan, tidak licin, dan mudah di-styling. Pilihan warnanya yang beragam membuatnya lebih fleksibel untuk disesuaikan dengan berbagai gaya.

Kehadiran berbagai karakter tersebut memperlihatkan satu hal: kebutuhan terhadap hijab semakin spesifik. Perempuan tidak hanya mencari satu model yang sedang tren, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana hijab tersebut akan digunakan dalam kehidupannya.

Fungsi Hijab Lebih dari Sekadar Mengikuti Mode

Selain tentu saja kewajiban syariat, tidak ada satu definisi tunggal mengenai hijab yang ideal bagi perempuan masa kini. Bagi sebagian orang, hijab yang nyaman adalah yang bisa dikenakan dengan cepat sebelum berangkat kerja. Bagi yang lain, hijab ideal adalah yang tetap rapi setelah seharian berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas berikutnya. Ada pula yang membutuhkan material ringan dan breathable untuk berolahraga, sementara sebagian lainnya mencari warna atau motif tertentu yang mampu merepresentasikan personal style.

Karena itu, evolusi hijab sebenarnya bukan hanya tentang perubahan model. Lebih dari itu, ia menunjukkan bagaimana perempuan semakin memiliki ruang untuk menentukan apa yang mereka butuhkan dan bagaimana mereka ingin tampil.

Tren bisa datang dan pergi. Model lama bisa kembali populer. Material baru terus bermunculan. Tetapi pada akhirnya, pilihan hijab kembali kepada perempuan yang mengenakannya. Apa yang membuatnya nyaman, apa yang mendukung aktivitasnya, dan apa yang membuatnya tetap merasa menjadi dirinya sendiri.

Sebab, hijab masa kini bukan hanya tentang bagaimana perempuan terlihat tetapi juga tentang bagaimana mereka menjalani hari bergerak lebih leluasa, memenuhi berbagai peran, dan tetap memiliki ruang untuk mengekspresikan diri.

Pilihan Editor: Cerita Ayudia Bing Slamet, Sivia Azizah dan Tantri Namirah Temukan Hijab Tepat untuk Beragam Aktivitas

ECKA PRAMITA

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |