Danantara Terbitkan Obligasi Global USD 1,5 Miliar

8 hours ago 4

PT DANANTARA Investment Management menerbitkan dua seri obligasi internasional perdana dengan total nilai US$ 1,5 miliar. Manajemen Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menyatakan, investor global antusias dengan bukti nilai peak orderbook mencapai US$ 4,6 miliar.

"Minat tersebut didorong oleh investor institusi berkualitas dari Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Afrika, dan Asia," tulis Manajemen Danantara dalam keterangan tertulis, Jumat, 12 Juni 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Adapun obligasi pertama seri 5 tahun bernilai US$ 750 juta dengan imbal hasil 5,35 persen. Kemudian yang kedua, seri 10 tahun bernilai US$ 750 juta dengan imbal hasil 5,95 persen.

Obligasi seri 5 tahun ditetapkan pada spread 32 basis poin di atas kurva sekunder obligasi negara Indonesia, yang terdiri atas premi 22 basis poin di atas nilai wajar sovereign dan konsesi penerbitan perdana sebesar 10 basis poin. Kemudian, obligasi seri 10 tahun ditetapkan pada spread 34 basis poin di atas kurva sekunder obligasi negara, yang terdiri atas premi 24 basis poin di atas nilai wajar sovereign dan konsesi penerbitan perdana.

"Hal ini mencerminkan pengakuan investor terhadap kekuatan kerangka institusional Danantara Investment Management serta keterkaitannya dengan sovereign," tulis Manajemen Danantara.

Pembeli obligasi seri 5 tahun berdasarkan wilayah mayoritas berasal dari Amerika Serikat (38 persen), Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (41 persen), dan Asia (21 persen). Tipe investornya adalah manajer aset atau manajer dana (82 persen), asuransi atau dana pensiun (10 persen), bank (7 persen), dan bank swasta atau lainnya (1 persen). Permintaan (final books) melebihi US$ 1,45 miliar dari 68 akun.

Sementara itu pembeli obligasi seri 10 tahun berdasarkan wilayah mayoritas berasal dari Amerika Serikat (52 persen), Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (31 persen), dan Asia (17 persen). Tipe investornya adalah manajer aset atau manajer dana (72 persen), asuransi atau dana pensiun (25 persen), bank (2 persen), dan bank swasta atau lainnya (1 persen). Permintaan (final books) melebihi US$ 1,35 miliar dari 63 akun.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |