Dua Local Hero MotoGP Dongkrak Antusiasme, Tiket Pertamina GP Indonesia 2026 Sudah Tembus Rp2,4 M

5 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kehadiran dua pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3, menjadi magnet utama yang mendongkrak antusiasme masyarakat menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Meski balapan baru akan digelar pada 9-11 Oktober 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, nilai penjualan tiket telah mencapai Rp2,4 miliar, sebuah lonjakan yang dinilai luar biasa dibanding periode yang sama pada musim sebelumnya.

Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) Troy Warokka mengatakan, kehadiran dua pembalap tuan rumah menjadi pembeda utama pada penyelenggaraan MotoGP Indonesia tahun ini. Tingginya animo masyarakat terlihat dari tiket kategori early bird yang telah habis terjual, sementara tiket presale juga hampir ludes.

"Antusiasme tahun ini sangat berbeda karena kita memiliki local hero. Tiket Early bird sudah habis, Tiket Pre-sale juga hampir habis. Hingga sekarang penjualan tiket sudah mencapai Rp 2,4 miliar, padahal balapan masih beberapa bulan lagi," kata Troy Warokka dalam konferensi pers Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 menjadi seri ke-18 MotoGP dari 22 seri MotoGP musim ini. Mario Aji dan Veda Ega baru tiba di Indonesia dari Eropa setelah menyelesaikan balapan Grand Prix Jerman. Keduanya memanfaatkan jeda kompetisi (summer break) untuk menjalani rangkaian kegiatan promosi di Jakarta, Yogyakarta, Bali, hingga berlatih di Sirkuit Mandalika.

Menurut Troy, seluruh persiapan sirkuit terus dimatangkan, termasuk pengecatan ulang lintasan sesuai standar internasional. ITDC juga memberikan keleluasaan kepada Mario dan Veda untuk berlatih di Mandalika selama masa persiapan agar keduanya dapat memaksimalkan keuntungan tampil di kandang sendiri.

Selain balapan, penyelenggara juga menyiapkan berbagai atraksi hiburan dan pembaruan di kawasan Mandalika, termasuk pengembangan museum, sehingga MotoGP semakin menjadi destinasi wisata keluarga, bukan sekadar ajang olahraga.

Mario Aji mengaku sangat bangga dapat tampil di hadapan publik Indonesia. Pembalap Moto2 itu menyebut dukungan keluarga dan para penggemar akan menjadi tambahan motivasi setelah dirinya sempat mengalami cedera yang mengganggu penampilannya pada musim ini.

Cedera yang dialaminya di Jerez membuat proses pemulihan selama delapan hingga 12 pekan. Bahkan, ia sempat diperkirakan tidak dapat tampil pada GP Jerman. Namun, dengan tekad kuat, Mario berhasil kembali membalap sebelum jeda musim dimulai dan kini optimistis bisa kembali bersaing di barisan depan.

Mario menilai persaingan Moto2 setiap musim semakin ketat dengan selisih waktu antarpembalap yang semakin tipis. Karena itu, kesempatan tampil di Mandalika menjadi momentum penting untuk memanfaatkan keunggulan sebagai tuan rumah.

"Balapan di Mandalika tentu spesial. Keluarga dan teman-teman terdekat akan hadir sehingga menjadi suntikan motivasi. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk Indonesia," ujar Mario.

Ia juga menegaskan mimpi besarnya belum berubah, yakni suatu saat mampu menembus kelas MotoGP. Menurutnya, setiap kesempatan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk terus berkembang.

Sementara itu, Veda Ega mengaku musim debutnya di Moto3 memberikan banyak pengalaman berharga. Meski sempat meraih podium dan beberapa kali gagal finis, pembalap muda asal Gunungkidul tersebut memilih fokus mengumpulkan poin sebanyak mungkin dibanding mengejar gelar rookie of the year.

Ia optimistis dapat tampil lebih kompetitif setelah memanfaatkan jeda musim untuk meningkatkan kondisi fisik dan berlatih lebih intensif. Kesempatan kembali menjajal Sirkuit Mandalika sebelum balapan resmi juga dinilai sangat membantu proses adaptasi.

Veda mengatakan karakter lintasan Mandalika yang berada di tepi pantai dengan embusan angin kencang menjadi tantangan tersendiri. Namun, tampil di depan pendukung sendiri justru menjadi motivasi tambahan baginya.

"Saya bangga bisa balapan di Mandalika sebagai tuan rumah. Sudah tidak sabar tampil di depan masyarakat Indonesia dan saya akan memberikan yang terbaik," kata Veda.

Read Entire Article
International | Nasional | Metropolitan | Kota | Sports | Lifestyle |